Borobudur Travel Mart and Expo 2015 Mendukung Visit Jateng

Thursday, 22 October 15   0 Views   0 Comments   Venue

Pengembangan sektor kebudayaan dan pariwisata merupakan salah satu unggulan pembangunan di Jawa Tengah. Sektor ini diharapkan mampu mendorong peningkatan di sektor-sektor lainnya.

Jawa Tengah oleh Kementerian Pariwisata telah ditetapkan bukan hanya sebagai destinasi wisata leisure, tapi juga sebagai destinasi MICE, destinasi kapal pesiar, destinasi karnaval, dan destinasi wisata syariah. Dengan adanya penetapan destinasi wisata utama tersebut, tentu akan memberikan peluang dan tantangan bagi seluruh pemangku kepentingan di sektor usaha pariwisata Jawa Tengah.

Oleh karena itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Borobudur Travel Mart and Expo pada tanggal 16 hingga 19 Oktober 2015 di Semarang.

Borobudur Travel Mart and Expo adalah bursa pariwisata internasional yang mempertemukan seller dari dalam dan luar negeri dengan buyer untuk melakukan transaksi wisata di bidang wisata, penerbangan, akomodasi, biro perjalanan, penyewaan kendaraan, dan sebagainya. Pada penyelenggaraan Borobudur Travel Mart and Expo kali ini, ada 61 seller yang melakukan kontak dagang dengan 84 buyer. Para buyer tersebut ada yang datang dari luar negeri, seperti Kamboja, Kanada, Filipina, Guangzhou, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Inggris Raya, dan Vietnam.

Untuk memperlihatkan obyek wisata secara langsung kepada para delegasi, panitia mengajak para seller dan buyer melakukan city tour dengan mengunjungi desa wisata Wonolopo dan sentra industri pendukungnya. Selain itu, seluruh delegasi juga diajak berkunjung ke Taman Jamu Nyonya Meneer, melihat Mesastila, dan yang pasti mengunjungi Candi Borobudur.

Borobudur Travel Mart and Expo 2015 memiliki nilai strategis mendukung suksesnya program Visit Jawa Tengah, guna mewujudkan Jawa Tengah sebagai pusat budaya dan destinasi utama pariwisata di Indonesia. Pada penyelenggaraan Borobudur Travel Mart and Expo 2014, total transaksi yang terjadi mencapai Rp1,93 miliar, dengan jumlah buyer 55 peserta yang berasal dari tujuh negara, yaitu Singapura, Malaysia, Thailand, Korea Selatan, Swiss, Cina, dan Hong Kong. Sementara itu, jumlah seller yang berpartisipasi ada 100 seller dari 60 perusahaan di bidang pariwisata.

Penulis: Harry Purnama