Diskon Spesial Peralatan Dapur Hotel

Friday, 11 November 16   3 Views   0 Comments   Venue

Dapur merupakan salah satu bagian terpenting di industri hospitality, baik di hotel maupun restoran. Tanpa kehadiran dapur, pasokan makanan dan minuman untuk para tamu akan terhenti. Pada 9-12 November 2016, Krista Exhibitions menggelar pameran SIAL Interfood 2016 yang menampilkan beragam supplier makanan, minuman, hingga peralatan dapur untuk industri hotel dan restoran.

Ajang B2B ini tak hanya menampilkan produk-produk terbaru, tapi ada juga yang hadir untuk meningkatkan brand awareness kepada industri perhotelan. Salah satu ekshibitor yang mengkhususkan diri menyuplai produk-produk untuk perhotelan adalah Mr. Kitchen.

William R. Simadibrata, Head Marketing Mr. Kitchen, mengatakan, ini merupakan kali ketiga mereka berpartisipasi dalam SIAL Interfood. “Selama ini hasilnya memang bagus. Mr. Kitchen memiliki costumer hampir semua hotel bintang 5, yang kami fokuskan di Jakarta, Bandung, dan Bali karena di kawasan tersebut marketnya paling besar,” kata William.

“Untuk kebutuhan hotel bermacam-macam, mulai dari packaging, food & beverage, alat adonan kue, pisau, boiler, hingga celemek,” ujar William.

William mengatakan, Mr. Kitchen tidak menargetkan jumlah transaksi tertentu di pergelaran SIAL Interfood 2016 ini karena mereka lebih kepada pengenalan atau promosi. Beberapa hotel yang menjadi klien Mr. Kitchen antara lain Melia Hotels & Resorts, Archipelago International, The Ritz Carlton, Hilton Bandung, dan Ayana Resort and Spa Bali.

Hal serupa juga dilakukan oleh PT Gastro Gizi Sarana yang sudah berkecimpung sebagai supplier peralatan dapur lebih dari 30 tahun. Yogi K. Gunario, Commercial Manager PT Gastro Gizi Sarana, mengatakan, kehadiran PT Gastro Gizi Sarana di SIAL Interfood 2016 tidak sepenuhnya untuk mencapai target penjualan, tapi juga untuk mempromosikan produk terbaru. Salah satu produk terbaru mereka adalah alat pemotong makanan Robot Coupe yang diimpor langsung dari Prancis.

“Ini adalah momen yang sangat tepat untuk memperkenalkan produk baru. Kami menghadirkan 35 hingga 40 keperluan dapur yang berkualitas dengan harga yang kompetitif serta diskon spesial di SIAL Interfood 2016,” kata Yogi.

Yogi mengatakan, pangsa pasar dari PT gastro Gizi Sarana mayoritas adalah profesional kitchen, seperti hotel dan restoran. Untuk hotel, kliennya mulai dari hotel bintang 2 hingga bintang 5.

Dimas Guntur Prasetyo, Cost Controller Food & Beverage Hotel Santika Premiere Bintaro, mengatakan, peralatan dapur dalam industri perhotelan memang perlu diperhatikan. Menurutnya, dalam waktu satu tahun Hotel Santika Premiere Bintaro bisa mengeluarkan biaya Rp50 juta hingga Rp80juta untuk kebutuhan peralatan dapur, seperti wajan, cetakan kue, dandang stainless, dan carving knife.

“Untuk memilih peralatan dapur biasanya sudah ada rekomendasi dari pihak pusat. Namun, untuk pembelian alat dapur yang spesifik, kami menggunakan supplier dari luar negeri, sedangkan untuk peralatan makan harus memilih supplier lokal,” ujar Dimas.

SIAL Interfood 2016 berlangsung hingga tanggal 12 November 2016 di JIExpo Kemayoran. Di area seluas 30.000 meter persegi, SIAL Interfood 2016 menghadirkan sekitar 800 perusahaan dari 34 negara. Panitia menargetkan selama empat hari pameran ini akan dihadiri 42.000 pengunjung dengan target transaksi sekitar Rp300 miliar.

Penulis: Ahmad Baihaki