Dorong Industri Retail, Dubai Gelar WRC 2016

Friday, 12 February 16   0 Views   0 Comments   Venue

Dubai dipastikan menjadi tuan rumah perhelatan World Retail Congress (WRC) ke-10 di Madinat Jumeirah, 12-14 April 2016. Ini merupakan kali pertama WRC diboyong ke luar Eropa dan menjadi kolaborasi apik antara Majid Al Futtaim Group, operator pusat perbelanjaan, retail, dan leisure raksasa asal Dubai, dengan Kamar Dagang dan Industri Dubai.

Ian McGarrigle, Ketua World Congress Retail, mengatakan, event ini diproyeksikan melibatkan 1.000 retailer terkemuka dan para ahli di sektor retail. Tahun lalu, event ini diselenggarakan di Roma, Italia, yang dihadiri 65 negara dan sejumlah pembicara terkemuka, sebut saja Sir Tim Berners-Lee, pendiri World Wide Web, dan James Curleigh, Presiden Levi’s. Sejumlah penelitian besar juga dirilis seperti The DNA of the Future Retail CEO oleh WRC dan Green Park, serta The Future of Retail yang dilakukan Planet Retail dan Oxford Said Business School.

Sederet nama besar di industri retail, semisal Tommy Hilfiger, Desainer Tommy Hilfiger Group; Jo Malone, Pendiri Jo Malone; dan William Kim, CEO All Saints, dipastikan akan menjadi pembicara pada WRC 2016. Mereka akan bergabung bersama nama besar lainnya, seperti Hamad Buamim, Presiden dan CEO Kamar Dagang dan Industri Dubai; Alain Beijjani, CEO Majid Al Futtaim; hingga Patrick Chalhoub, CEO Chalhoub Group.

McGarrigle menambahkan, Dubai merupakan salah satu destinasi retail terkemuka di dunia. “Kongres ini merupakan bagian dari strategi untuk mendorong investasi retail ke Dubai dan Timur Tengah sekaligus mempromosikan posisi Dubai sebagai tujuan MICE kelas dunia yang menyediakan jaringan dan peluang bisnis baru,” ujar McGarrigle seperti dilansir dari Khaleej Times.

Di lain pihak, HE. Hamad Buamim, Presiden dan CEO Kamar Dagang dan Industri Dubai, menjelaskan, kota seluas 4.114 kilometer persegi itu setidaknya diuntungkan oleh tiga hal: lokasi strategis, akses kepada dua miliar konsumen di Timur Tengah, dan perekonomian stabil. Retail, imbuhnya, menyumbang lebih dari 11 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Uni Emirat Arab (UEA) dan 30 persen PDB Dubai.  

Pada 2017, pendapatan industri retail di UEA diperkirakan mencapai AED200 miliar atau setara Rp730 triliun, tumbuh 5 persen dibandingkan tahun lalu. Sementara itu, Dubai, diproyeksikan konsultan real estate JLL, menyumbang AED160 miliar atau sekitar Rp584 triliun sepanjang 2016 dengan penambahan pusat perbelanjaan seluas 400.000 meter persegi. (AED1=Rp3.650)

Penulis: Siska Maria Eviline