Indonesia Banking Expo 2015 Mengangkat Tema Perbankan Digital

Thursday, 03 September 15   0 Views   0 Comments   Venue

Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) kembali akan menyelenggarakan acara tahunan Indonesia Banking Expo (IBEX) yang akan dilaksanakan pada 9 hingga 11 September 2015 di Cendrawasih Room, Jakarta Convention Center. Ini merupakan kali kelima Perbanas menyelenggarakan Indonesia Banking Expo. Pada penyelenggaraan pertama kali di tahun 2011, Indonesia Banking Expo dikunjungi 1.400 orang, lalu pada 2012 dikunjungi 1.671 orang, pada 2013 ada 1.789 pengunjung, dan pada 2014 dikunjungi sekitar 2.000 orang.

“Pada tahun ini kami harap pengunjungnya juga akan tetap di atas 2.000 orang,” ujar Carlia I. Djajadisastra, Organizing Committee IBEX 2015.

Pergelaran Indonesia Banking Expo 2015 akan mengangkat tema “Pengembangan Perbankan Digital Dalam Memperluas Akses Keuangan Dan Pelayanan Kepada Masyarakat”. Menurut Sigit Pramono, Ketua Umum Perbanas, pemilihan tema tersebut sangat relevan dengan situasi perbankan saat ini di mana hampir semua jenis transaksi dilakukan secara digital, baik melalui SMS banking, Internet banking, mobile banking, maupun menggunakan e-money.

“Ini merupakan suatu terobosan sekaligus investasi bagi para pelaku perbankan. Ke depannya, setiap orang tidak perlu lagi membawa uang tunai dalam jumlah banyak. Orang-orang tinggal membawa kartu ATM saja, sebab mulai dari membayar bus, kereta, monorail, hingga transaksi di minimarket bisa menggunakan kartu,” ujar Sigit dalam konferensi pers.

Didukung oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Indonesia Banking Expo 2015 akan memiliki empat acara utama, yakni seminar, workshop, pameran perbankan bertema digital banking, dan pameran UKM binaan bank anggota Perbanas. Selain itu, akan ada juga event-event pendukung, seperti Banking CIO Forum, Bankers Performance Competition, Security Awareness, dan feng shui. “Feng shui ini terkait dengan adanya program sejuta rumah dari pemerintah. Mungkin para calon pembeli rumah ingin mempertimbangkan feng shui-nya, maka kami fasilitasi di acara ini,” ujar Sigit.

“Yang menarik juga, kami akan memiliki acara Hackathon, seperti yang pernah diadakan di Istana Negara kemarin,” lanjut Sigit. Di event Hackathon ini, para peserta lomba yang merupakan programmer atau developer akan berlomba untuk menciptakan sebuah program atau aplikasi yang berguna bagi perbankan digital.

Penulis: Harry Purnama