Jakarta akan Dibanjiri 16.000 Pelari

Thursday, 06 October 16   2 Views   0 Comments   Venue

Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Inspiro selaku penyelenggara kembali menggelar Mandiri Jakarta Marathon 2016. Perhelatan maraton yang memasuki tahun keempat ini mengusung tema “Run a Matter of Time”. Acaranya sendiri akan berlangsung pada 23 Oktober 2016, dengan lokasi start dan finish di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Ndang Mawardi, CEO Inspiro, mengatakan, perbedaan pelaksanaan Jakarta Marathon 2016 dengan sebelumnya adalah dari sisi peserta yang semakin banyak. Pada pergelaran Jakarta Marathon pertama kali, pelari yang berpartisipasi mencapai 8.000 orang, dan pada pelaksanaan tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 16.000 pelari. Selain itu, Jakarta Marathon 2016 juga akan diikuti 1.300 peserta internasional yang berasal dari 53 negara. Para pelari akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp500 juta. “Peserta dari Jepang merupakan peserta terbanyak dengan jumlah 500 orang,” kata Ndang.

Untuk memberikan keamanan dan kenyamanan selama hari-H, Ndang mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada warga Jakarta, serta bekerja sama dengan Polantas Jakarta dan Dinas Perhubungan Jakarta.

“Kami akan mempertahankan pengalamannya yang sudah baik serta memperbaiki hal-hal yang kurang berdasarkan pengalaman yang sudah dilakukan,” kata Ndang.

Mandiri Jakarta Marathon akan melombakan lima kategori, yakni Full Marathon dengan jarak tempuh 42,195 kilometer, Half Marathon (21 kilometer), 10K, 5K, dan Maratoonz. Adapun rute yang akan dilintasi adalah landmark ikonik yang ada di Jakarta, seperti kawasan Kota Tua, Gereja Katedral, Masjid Istiqlal, Monas, dan Bundaran Hotel Indonesia. Rute yang akan dilalui oleh peserta juga telah memperoleh sertifikat dari Association of International Marathon and Distance Race (AIMS) dan International Association of Athletics Federation (IAAF) dengan nilai grade A dan tingkat elevasi rute 0 meter/kilometer.

Untuk mengantisipasi turunnya hujan, panitia akan menyiapkan stan-stan di area tertentu sepanjang lintasan lari. “Namun, walaupun hujan, acara akan tetap berlangsung karena penghitungan timer bagi peserta masih berjalan. Jadi, apabila peserta tidak melanjutkan karena hujan ya tidak akan menang,” kata Ndang.

Sementara itu, Jeje Nurjaman, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh pelaksanaan acara internasional ini sebagai upaya memperkenalkan pariwisata di Jakarta.

“Mandiri Jakarta Marathon akan memberikan berkah untuk Indonesia maupun perekonomian masyarakat Jakarta. Semoga menjadi lebih bagus, dan memperkenalkan bahwa Jakarta adalah tempat wisata yang aman dan juga nyaman. Pada tahun lalu, okupansi tingkat hunian hotel di Jakarta meningkat antara 15-20 persen, diharapkan tahun ini akan bertambah menjadi 25 persen,” kata Jeje.

Penulis: Ahmad Baihaki