Jatim Fair 2017 Berkolaborasi dengan Trade Expo Indonesia

Monday, 03 April 17   21 Views   0 Comments   Venue

Pameran tahunan Jatim Fair 2017 akan digelar bersamaan dengan event Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta pada Oktober mendatang. Perhelatan akbar transaksi dagang menjelang HUT Jatim ke-72 ini sengaja dikolaborasikan oleh PT Debindo Mitra Tama selaku penyelenggara untuk memperbesar jumlah buyer yang menghadiri Jatim Fair 2017.

“Ada 100 buyer lebih nanti kita datangkan dari Trade Expo Indonesia ke Surabaya untuk belanja produk. Tujuannya, target transaksi sebesar Rp60 miliar bisa terealisasi. Digelarnya event secara bersamaan ini justru menjadi nilai tambah tersendiri untukĀ  promosi kegiatan,” ujar Dadan M. Kushendarman, Direktur Utama PT Debindo Mitra Tama.

Hal itu tidak lepas dari penurunan anggaran promosi pemerintah untuk para pelaku UMKM. Padahal, Dadan menambahkan, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat berperan keberadaannya.

Aris Mukiyono, Kabag Analisis Makro dan Industri Perdagangan Biro Perekonomian Jawa Timur, mengatakan, kegiatan Jatim Fair 2017 bisa surplus, sebab faktor penjualan produk antar-provinsi terus meningkat, sedangkan antar-negara tidak terlalu banyak. “Tahun lalu kami mendatangkan buyer kebanyakan dari Amerika Serikat, sekitar 12 orang. Karena itu, tahun ini kami menargetkan buyer dari luar negeri lebih banyak lagi,” ujar Aris.

Jatim Fair 2017 akan digelar di Grand City Surabaya pada 5 hingga 15 Oktober 2017. Total ada sekitar 550 peserta atau stan memeriahkan Jatim Fair 2017, dan diproyeksikan akan dikunjungi lebih dari 202.000 orang. “Kami optimistis semua stan sudah terisi hingga Agustus, dan saat ini baru mencapai 60 persen terisi,” ujar Dadan.

Perhelatan Jatim Fair 2016 lalu memasang target transaksi sebesar Rp55 miliar, dan ternyata terealisasi mencapai Rp58,1 miliar. Sementara itu, Jatim Fair 2017 menetapkan target transaksi sebesar Rp60 miliar. Untuk meramaikan acara, panitia juga mendatangkan artis seperti Ari Lasso guna menarik pengunjung dan mendatangkan daya beli.

Penulis: Jefri Yulianto