Keselamatan Dan Kualitas Penyelenggaraan Jakarta Marathon Ditingkatkan

Friday, 11 September 15   0 Views   0 Comments   Venue

Lomba lari bertajuk Jakarta Marathon kembali digelar pada 25 Oktober 2015 mendatang. Event lari tahunan yang telah memasuki tahun ketiga ini akan meningkatkan kualitas serta aspek keselamatan bagi para peserta lari. Menurut Jacqueline Losung, Race Director Mandiri Jakarta Marathon 2015, untuk tercipta kualitas lomba yang lebih baik, maka kerjasama dengan pemangku kepentingan akan ditingkatkan.

“Selain itu, kami juga meningkatkan infrastruktur lomba, seperti penambahan lokasi hydration point, penambahan barikade di lintasan, dan perubahan rute lomba,” kata Jacqueline.

Jacqueline mengungkapkan, untuk perubahan rute lomba sudah dilakukan kalibrasi dan sertifikasi pada tanggal 5 dan 6 September 2015 oleh Dave Cundy, Vice President and Technical Director IAAF-AIMS Measurement Administrator, Asia & Oceania, bersama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta serta Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI).

“Pada dua penyelenggaraan sebelumnya, Jalan Sudirman dan Pancoran menjadi jalur utama di Jakarta Marathon. Namun, untuk tahun ini, dua rute tersebut tidak akan digunakan sebagai lintasan,” jelasnya.

Ndang Mawardi, Presiden Direktur Inspiro selaku promotor Jakarta Marathon, menambahkan, pembangunan MRT menyebabkan banyak jalan berlubang dan membuat struktur aspal di sepanjang Jalan Sudirman tidak rata. “Rute Pancoran juga tak bakal digunakan. Alasannya, pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, jalur ini sering mengalami ‘kebocoran’. Banyak kendaraan yang lalu-lalang meski jalur sudah ditutup. Melihat situasi ini, maka dua rute tersebut cukup berbahaya bagi para peserta. Maka dari itu, kami putuskan untuk mengubah jalurnya,” kata Ndang.

Jakarta Marathon terselenggara berkat kerja sama Kementerian Pariwisata, Pemprov DKI Jakarta, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), dan Inspiro. Event yang bertajuk “Festival City Marathon” ini akan memperebutkan hadiah Rp2,6 miliar, yang terbagi dalam lima kategori perlombaan, yaitu full maraton 42,195 km, half-marathon 21 km, 10 kilometer, 5 kilometer, dan Maratoonz untuk anak-anak.

“Sampai Agustus 2015, 10.800 peserta sudah terdaftar, dengan jumlah pelari asing yang mendominasi dari negara Jepang sebanyak 300 peserta. Pada tahun ini kami menargetkan 15.000 peserta, meningkat dari tahun lalu yang mencapai 14.120 peserta,” ujar Ndang.

Penulis: Pasha Ernowo