Kreatifood 2017 Promosikan Kopi Sumatera Selatan

Thursday, 24 August 17   8 Views   0 Comments   Harry Purnama
Kreatifood 2017
Foto: Dok. Kemenpar

Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) bekerja sama dengan Ikatan Praktisi Kuliner Indonesia (IPKI) menggelar ajang Kreatifood 2017 di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, pada 22-27 Agustus 2017. Ini merupakan sebuah acara untuk mendukung industri kuliner Indonesia, khususnya di Palembang, yang telah bertransformasi menjadi salah satu industri kreatif Indonesia. Selain diadakan di Palembang, Kreatifood 2017 juga digelar tempat lain, yakni di Pantai Losari Makassar, Sulawesi Selatan, pada 6-10 September 2017.

Mengangkat tema “Kopi Kita Kopi Giling Lokal”, acara ini juga termasuk dalam rangkaian kegiatan Festival Sriwijaya, sebuah festival seni-budaya yang berlangsung setiap satu tahun sekali. Kreatifood 2017 dibuka oleh Gubernur Sumatera Selatan Ir. H. Alex Noerdin dan Kepala Bekraf Triawan Munaf.

“Hampir seluruh kabupaten yang ada di dataran tinggi Sumatra Selatan itu memproduksi kopi. Sekarang kita sudah mulai membudidayakan kopi yang bibitnya baik, cara menanamnya benar, dan panennya benar,” ujar Alex Noerdin.

Irene Camelyn Sinaga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Selatan, mengatakan, Sumatera Selatan merupakan lahan dan produksi kopi terbesar di Indonesia, tapi Sumatera Selatan memang kalah soal pemasarannya dengan Lampung, padahal Lampung mengambil kopinya dari Sumatera Selatan.

“Di sisi branding kami memang kurang. Ekosistem kopi kami memang belum terbentuk antara petani dengan penikmat kopi karena banyak kopi yang belum matang benar sudah dibeli oleh produsen dari Lampung karena petani ada yang butuh duit cepat juga,” ujar Irene.

Pembukaan Kreatifood 2017

Karena itu, ujar Irene, acara Kreatifood 2017 ini diharapkan dapat mengangkat pamor Sumatera Selatan sebagai penghasil kopi terbesar di Indonesia sekaligus menciptakan ekosistemnya, seperti pembentukan komunitas kopi, edukasi roasting, serta edukasi barista. Event seperti ini juga menjadi media pengenalan kopi secara massif kepada masyarakat.

“Kami juga telah melakukan sertifikasi untuk 100 barista di Sumatera Selatan hasil kerja sama dengan Bekraf,” ujar Irene.

“Pengemasan branding kopi Sumatera Selatan ini untuk ke arah yang lebih muda dan variatif. Bagaimana menciptakan varian kopi yang dapat dinikmati oleh pasar, sebab kualitas kopi juga tergantung dari petaninya. Para pemetik pucuk kopi juga diedukasi agar memetik kopi dengan cara yang tepat dan sabar agar tidak menjual ketika masih belum matang,” ujar Irene.

Kreatifood 2017 menghadirkan kopi yang berasal dari beberapa kabupaten di Sumatera Selatan, di antaranya kopi Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, Oku Selatan, dan Linggau.