Mencapai Kunjungan 2,5 Juta Wisman Melalui Tour De Bintan

Monday, 28 March 16   0 Views   0 Comments   Venue

Setelah Kementerian Pariwisata mencanangkan target kunjungan 2,5 juta wisman (wisatawan mancanegara) yang masuk melalui Great Batam, sejumlah daerah di sekitar Batam mulai mempersiapkan berbagai event untuk menarik kunjungan wisatawan, salah satunya Bintan yang mengadakan Tour De Bintan pada 1-3 April 2016.

Setelah absen pada 2015 akibat asap, Tour De Bintan hadir pada 2016 dengan rute sepanjang 153 kilometer. Tour de Bintan 2016 memiliki kategori Grand Fondo yang terbagi atas kelas Classic, Challenge, dan Double, serta kategori khusus perempuan.

Tour de Bintan 2016 akan diikuti sekitar 800 peserta dari 40-50 negara dengan jumlah 70 tim. Mayoritas peserta berasal dari Singapura sebanyak 30 persen, diikuti Inggris dengan 19 persen, dan Australia sebesar 12 persen. Selebihnya berasal dari berbagai negara lain, seperti Amerika, Kanada, dan sebagainya. Sementara itu, Indonesia hanya menyumbang enam persen peserta.

Menurut Natalie Marquet, CEO Metasport Singapore selaku penyelenggara, jumlah peserta pada Tour de Bintan 2016 menurun dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. “Hal tersebut diakibatkan oleh perpindahan jadwal pelaksanaan yang biasanya diadakan pada bulan November menjadi ke bulan April sehingga banyak peserta yang tidak tahu akan perpindahan tersebut,” ujar Natalie.

Menurut Natalie, sejak 2010 hingga 2014, jumlah peserta yang mengikuti Tour de Bintan rata-rata mencapai 1.300-1.400 peserta.

“Kami berharap dengan diadakannya Tour De Bintan ini dapat menarik kunjungan sebanyak 2.000 wisman dan 3.000 wisnus. Devisa yang didapatkan melalui event ini juga diharap mencapai US$2 miliar dari wisman serta US$3 miliar dari wisnus,” ujar Arief Yahya, Menteri Pariwisata.

Untuk mendukung perhelatan Tour de Bintan, pemerintah daerah Bintan menyediakan 7.000 kamar hotel untuk menginap peserta dan tamu.

“Kami juga menganggarkan Rp1,7 miliar untuk penyelenggaraan ini. Namun, dampak yang kami rasakan secara langsung dapat mencapai Rp1,5 miliar,” kata Arief Yahya.

Penulis: Mikhail