Padang KulineRun 2017: Cara Sehat Mempromosikan Kuliner

Sunday, 24 September 17   81 Views   0 Comments   Venue
Padang KulineRun
Foto: Venuemagz/Bayu

Memanfaatkan momentum Hari Pariwisata Dunia (24 September), PT Hotel Indonesia Natour dan PT Semen Padang menggelar Padang KulineRun 2017. Acara yang memadukan aktivitas sport dan wisata kuliner ini merupakan bentuk komitmen guna mengembangkan turisme di Sumatera Barat.

Menurut Iswandi Said, Direktur Utama PT HIN, Padang KulineRun yang diikuti sekitar 1.000 peserta ini juga merupakan upaya untuk lebih memperkenalkan berbagai keindahan kota Padang sebagai destinasi wisata dan mengangkat wisata kuliner Minang  yang telah diakui dunia. Seperti diketahui, sesuai daftar makanan terenak di dunia yang dirilis CNN tahun ini, rendang dari Sumatera Barat menempati peringkat pertama.

Terbagi menjadi tiga kategori lomba, yakni 2,5 K, 5 K, dan 10 K, rute yang dimulai dan berakhir di depan Hotel Grand Inna Padang ini melintasi sejumlah obyek wisata di Kota Padang, seperti Pantai Padang, Pantai Muaro Lasak, Pantai Tugu Perdamaian, Museum Adityawarman, kawasan Pondok, dan Tugu Nol Kilometer.

“Padang KulineRun 2017 merupakan acara yang memadukan olahraga lari dengan wisata kuliner, di mana para peserta dapat menikmati berbagai hidangan khas dari Minang selama acara berlangsung,” kata Iswandi.

Terkait dengan kuliner, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan bahwa potensi wisata kuliner di Padang sangat besar. “Di sini semua makanan enak, dan enak sekali. Kegiatan ini efektif untuk mempromosikan kuliner Padang,” kata Irwan.

Sementara itu, menurut Benny Wendri, Direktur Produksi Semen Indonesia, kegiatan ini merupakan momentum yang baik untuk mengangkat citra Sumatera Barat sebagai destinasi utama tujuan wisata. “Oleh sebab itu, butuh dukungan seluruh stakeholders di daerah ini untuk menyukseskan Padang KulineRun 2017,” kata Benny Wendri.

Didirikan pada tanggal 5 Agustus 1962, bertepatan dengan peresmian Hotel Indonesia Jakarta oleh presiden pertama RI Ir. Soekarno, PT Hotel Indonesia Natour (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pelayanan jasa perhotelan dan kini memiliki nama bisnis Inna Hotels & Resorts. HIN melaksanakan program transformasi perusahaan 2017-2021, sejalan dengan penugasan yang diberikan oleh Kementerian BUMN, di mana pada tanggal 28 September 2016 Menteri BUMN Rini Soemarno membentuk konsolidasi seluruh hotel yang dimiliki BUMN dalam sinergi Hotel Indonesia Group (HIG), di mana HIN ditunjuk sebagai koordinator.

HIN memiliki 14 unit hotel dan resor di Bali, Jawa, dan Sumatera, yakni Inaya Putri Bali Nusa Dua, Grand Inna Kuta, Grand Inna Padang, Grand Inna Bali Beach, Grand Inna Malioboro, Grand Inna Tunjungan, Grand Inna Samudra Beach, Grand Inna Medan, Inna Bali Beach Garden, Inna Bali Beach Resort, Inna Tretes Hotel & Resort, Inna Parapat Hotel & Resort, Inna Sindhu Beach Hotel & Resort, dan Inna Bali Heritage Hotel.

Penulis: Bayu Hari