Paviliun Indonesia Ramaikan Ambiente 2016

Thursday, 11 February 16   0 Views   0 Comments   Venue

Pada periode Januari hingga November tahun 2015, nilai ekspor produk home decor Indonesia ke Jerman mencapai US$72,43 juta. Angka ini membuat Indonesia berada di peringkat ke-27 sebagai negara penyuplai produk home decor ke Jerman. Sebagai upaya terus memperkuat ekspor produk home decor, Kementerian Perdagangan akan ikut serta dalam pameran Ambiente 2016 pada 12 hingga 16 Februari mendatang di Frankfurt, Jerman.

Dalam pameran Ambiente 2016, Paviliun Indonesia akan mengusung taglineRemarkable Indonesia”. Paviliun yang diramaikan Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian ini akan menempati area seluas 172 meter persegi. Beberapa perusahaan home decor Tanah Air yang ikut diboyong antara lain CV Multi Dimensi (shell craft home decor), CV Promosi Dagang Asia/Promosia (home decor dan home accessories), CV Cipta Graha (bingkai kayu bertema etnik), PT  Out of Asia (home decor kayu), Nancy Craft Co. (keranjang rotan dan perlengkapan rumah tangga rotan), dan Bali Wirama (metal home decor).

Melalui siaran persnya, Nus Nuzulia, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), menyatakan optimismenya pada keikutsertaan Indonesia di ajang Ambiente 2016. Ia mengatakan, “Pameran ini akan mendorong ekspor dan meningkatkan pangsa pasar home decor di Eropa. Kita harus yakin dan bangga karena produk unik Indonesia telah banyak disukai para buyers Eropa.”

Tahun ini, Ambiente memasuki penyelenggaraan ke-67. Tahun 2015 lalu, pameran ini diikuti oleh 4.814 peserta dari 95 negara dengan jumlah pengunjung mencapai 134.620 yang datang dari sekitar 152 negara. Harapannya, kualitas dan keunikan produk home decor Indonesia bisa meningkatkan nilai ekspor, apalagi lewat ajang pameran tingkat dunia.

“Keunikan dan kualitas produk home decor dari Indonesia akan menambah kekuatan daya saing produk ekspor Indonesia di pasar sektor nonmigas di Jerman dan sekitarnya. Pameran ini merupakan gerbangnya di awal tahun,” imbuh Merry Maryati, Direktur Pengembangan Promosi dan Citra Ditjen PEN.

Penulis: Johana