Ramadhan Jazz Festival sebagai Sarana Dakwah

Monday, 27 June 16   0 Views   0 Comments   Venue

Remaja Islam Masjid Cut Meutia (RICMA) bersama dengan WartaJazz kembali mengadakan Ramadhan Jazz Festival pada 17-18 Juni 2016. Acara yang dilaksanakan di pelataran masjid Cut Meutia tersebut merupakan satu-satunya perhelatan musik jazz yang diadakan pada bulan Ramadan. Ramadhan Jazz Festival 2016 ini merupakan penyelenggaraan yang keenam kalinya, setelah pertama kali dilaksanakan pada 2011.

Ramadhan Jazz Festival 2016 dimeriahkan oleh nama-nama yang bisa dibilang melegenda dalam khazanah Jazz Tanah Air yang dipadukan dengan nama-nama segar dengan musikalitas yang tidak kalah tinggi, antara lain Idang Rasjidi Quintet, Dira Sugandi ft. Sri Hanuraga Trio, Yuka Tamada, Rizky Febian, Barsena Bestandhi, Fariz RM, Barry Likumahuwa, Maliq & d’Essentials, Ecoutez, dan Soulvibe.

Selama dua hari, Ramadhan Jazz Festival 2016 berhasil dikunjungi 4.092 orang. Selain diadakan pada bulan puasa, hal menarik lain dari perhelatan Ramadhan Jazz Festival adalah para pengunjung tidak dipatok tarif tertentu untuk dapat menyaksikan para musisi jazz yang tampil. Para pengunjung yang ingin masuk hanya diminta untuk berdonasi buku bekas, uang seikhlasnya, maupun melalui donor darah.

Pada perhelatan Ramadhan Jazz Festival 2016 kemarin, panitia berhasil mengumpulkan donasi sebesar Rp30.494.000, 729 eksemplar buku, serta 69 kantong darah. Uang yang terkumpul nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan dan perbaikan sekolah-sekolah. Sementara itu, donasi buku yang terkumpul akan disebarkan melalui komunitas 1001 buku, dan kantong darah akan dipergunakan oleh saudara-saudara yang membutuhkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI).

“Diadakannya acara musik ini bukan untuk umat Islam saja, tapi juga umat yang lain hadir. Tak hanya ukhuwah islamiyah, tapi juga mempererat tali silaturahmi umat beragama,” ujar Jenderal TNI (Purn) Wiranto yang merupakan pembina sejak 1994.

Ramadhan Jazz Festival 2016 mengangkat tema “Harmony in Culture of Islam”. RICMA menyadari bahwa pertunjukan musik jazz juga merupakan sarana berdakwah serta untuk mengajak anak muda semangat berkarya dan berkompetisi.

Penulis: Harry Purnama