Sebulan Sebelum Acara, Produk di IIMS Sudah Bisa Dibeli

Thursday, 16 February 17   1 Views   0 Comments   Venue

Dyandra Promosindo selaku penyelenggara Indonesia International Motor Show selalu berusaha untuk terus meningkatkan kualitas pameran IIMS. Hal tersebut diterjemahkan dengan menggandeng BCA sebagai sponsor utama dan Blibli.com sebagai sponsor pendukung. Selain itu, program acara kompetisi drifting juga akan meningkat levelnya menjadi level kejurnas.

Melalui Blibli.com, para calon peserta IIMS 2017 dapat membeli lahan pameran dengan cara mencicil hingga 24 bulan tanpa bunga. Menurut Hendra Noor Saleh, Direktur Dyandra Promosindo, hal tersebut sangat menguntungkan bagi industri kecil dan menengah yang ingin berpartisipasi di IIMS 2017. “Bagi pedagang kecil, cash flow itu penting. Stan kita yang termurah sekitar Rp21 atau Rp22 juta, karena itu mereka dapat mencicil sekitar Rp1 juta per bulan,” ujar pria yang akrab disapa Kohen tersebut.

Selain memberikan kemudahan pembayaran bagi calon peserta pameran, Blibli.com juga memberikan kemudahan bagi para pengunjung IIMS, terutama bagi pengunjung yang berasal dari luar Jakarta. Sebab, saat ini produk-produk di IIMS dapat dibeli secara daring di situs Blibli.com. Menariknya, produk-produk tersebut akan dipasarkan selama satu tahun penuh di Blibli.com.

“Jadi, ikut pamerannya 11 hari, dijualnya selama satu tahun. Itu tentu menguntungkan bagi para peserta pameran,” ujar Kohen.

Yohanes, perwakilan dari Blibli.com, mengatakan, promo-promo yang ada di IIMS 2017 juga akan mulai dijual di microsite Blibli.com sejak 27 Maret 2017. Produk yang dijual mulai dari kendaraan roda empat hingga aksesori kendaraan. Perhelatan IIMS 2017 sendiri baru dimulai pada 27 April 2017, dan berakhir pada 7 Mei 2017.

IIMS 2017 akan mengangkat tema utama “The Essence of Motor Show” dan subtema “The Carnival”. IIMS 2017 akan menggunakan lahan seluas 105.000 meter persegi, diikuti 300 peserta, dengan target 450.000 pengunjung. Panitia menetapkan target transaksi pada tahun ini mencapai Rp3,1 triliun.

Penulis: Harry Purnama