Singapura Terus Pikat Wisatawan Bisnis dari Indonesia

Friday, 17 March 17   0 Views   0 Comments   Venue

Untuk pertama kalinya, Singapore Tourism Board (STB) menyelenggarakan sebuah networking event MICE yang diadakan di Grand Ballroom Hotel Kempinski Jakarta. Acara yang mempertemukan 35 seller dari Singapura dengan sekitar 70 buyer dari Indonesia ini diadakan pada 17 Maret 2017. Seller yang hadir berasal dari industri perhotelan, biro perjalanan, PCO (Professional Conference Organizer), PEO (Professional Exhibition Organizer), dan DMO.

Acara ini diadakan untuk meningkatkan jumlah kegiatan bisnis yang diadakan di Singapura oleh perusahaan-perusahaan dari Indonesia. Seperti diketahui, Indonesia merupakan pasar terbesar bagi Singapura. Raymond Lim, Area Director STB Indonesia, mengatakan, pada tahun lalu wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Singapura mencapai 2,4 juta, terbesar dibandingkan kunjungan dari negara-negara lainnya.

Acara yang berlangsung seharian ini terbagi atas tiga bagian, yaitu diskusi panel, dilanjutkan dengan table top, dan diakhiri dengan cocktail party pada malam harinya. Sesi diskusi panel mengangkat tema “Memperkuat Wisata MICE antara Indonesia dan Singapura”, dengan pembicara Deputi Sekjen Asperapi Eko Prabowo, Presiden Astindo Elly Hutabarat, dan Presiden SACEOS (Singapore Association of Convention and Exhibition Organizers and Suppliers) Janet Tan-Collis.

Dalam sambutannya, Rizky Handayani, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kementerian Pariwisata, mengatakan, acara ini sangat bagus bagi Indonesia karena Indonesia dapat belajar dari Singapura bagaimana cara terbaik untuk mengembangkan industri MICE. Selain itu, acara ini juga sangat baik untuk kerja sama MICE kedua negara. Kementerian Pariwisata sendiri telah menandatangani kerja sama dengan Singapura di sektor cruise, investasi, dan MICE.

“Dengan kerja sama tersebut, Indonesia dan Singapura misalnya bisa sama-sama melakukan promosi di India atau Cina. Kita juga terus memikirkan bagaimana cara membawa lebih banyak wisatawan insentif dari Singapura ke Indonesia,” ujar Rizky.

Penulis: Harry Purnama