Tour de Bintan Memberikan Berkah Bagi Industri Perhotelan

Monday, 06 March 17   2 Views   0 Comments   Venue

Perhelatan wisata olahraga Tour de Bintan 2017 yang digelar pada 3-5 Maret 2017 benar-benar memberikan banyak berkah bagi Bintan, terutama bagi industri perhotelan. Sebab, hotel-hotel di Bintan terisi penuh selama digelarnya Tour de Bintan 2017 tersebut.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, mengatakan, Bintan benar-benar sangat ramai dipenuhi oleh wisatawan mancanegara. Sekitar 1.053 pembalap dari 42 negara datang ke Bintan, belum termasuk tenaga medis, mekanik, dan tenaga logistik yang biasa dibawa para peserta lomba. Bila dikalikan tiga, jumlahnya sudah jauh melampaui 1.500 anggota delegasi Raja Salman yang datang ke Indonesia.

“Nyaris tidak ada kamar kosong, dan semua hotel dinyatakan fully booked. Itu pertanda event ini sukses besar,” kata Arief Yahya.

Kehadiran Tour de Bintan yang diadakan sejak 2009 ini memberikan dampak positif bagi perekonomian industri perhotelan di Bintan. Selama acara berlangsung, di Swiss-Belhotel Lagoi Bay tidak ada lagi kamar yang bisa disewa untuk bermalam. Nirwana Resort Hotel, yang bertarif Rp 3 jutaan per malam, juga tidak bisa menerima tamu lagi. Begitu juga dengan Sanchaya Bintan yang memiliki pantai pribadi. Semua dibuat sibuk oleh permintaan mendadak para tamu mancanegara yang datang ke Bintan.

“Estimasi saya, nilai langsung yang dihasilkan Rp30 miliar, repeater value Rp16 miliar, dan media value Rp20 miliar. Jadi, total value Rp65 miliar. Jangan lupa, event ini juga diliput media nasional dan internasional,” kata Arief Yahya.

Trizno Tarmoezi, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bintan, mengatakan, sebanyak 1.600 kamar yang ada di Lagoi Bay semuanya fully booked. Bahkan, 700 kamar lain yang tersebar di seluruh Bintan juga ikut habis disewa.

“Hampir 90 persen peserta berasal dari luar negeri, dan mereka umumnya tidak datang sendiri. Teknisi, tenaga medis, dan tenaga logistik, bahkan keluarga, juga ikut diboyong ke Bintan. Kita asumsikan saja masing-masing peserta bawa tiga orang. Artinya 1.053 dikalikan tiga. Jadi, ada 3.159 wisatawan asing yang datang selama Tour de Bintan,” kata Tarmoezi.

Luki Zaiman Prawira, Kepala Dinas Kabupaten Bintan, mengatakan, hal tersebut memberi keuntungan ke banyak pihak. Masyarakat juga merasakan dampak langsungnya karena pembalap yang datang rata-rata mengeluarkan US$1.000.

Sementara itu, Vinsensius Jemadu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, merasa cukup terbantu dengan adanya Tour de Bintan ini. Lonjakan wisatawan yang menghadiri Tour de Bintan diharapkan dapat membantu mencapai target kunjungan tiga juta wisman ke Kepulauan Riau pada 2017 ini.

“Selain dampak ekonomi, cycling club juga jadi menjamur di Bintan. Di akhir pekan, banyak klub sepeda di Bintan yang mengundang tamu dari Singapura dan Malaysia. Muncul lagi bisnis baru; ada rental sepeda, dan ini menguntungkan,” kata Vinsensius.

“Kami berharap Tour de Bintan menjadi bagian dari pendongkrak kedatangan wisman ke Bintan khususnya dan Kepri pada umumnya,” ungkap Vinsensius.

Penulis: Ahmad Baihaki