WartaJazz Kembali Selenggarakan Maumere Jazz Fiesta Flores

Thursday, 05 October 17   21 Views   0 Comments   Ahmad Baihaki
Maumere Jazz Fiesta Flores
Foto: Venuemagz/Erwin

Untuk kedua kalinya, WartaJazz dan Yayasan Bapa Bangsa kembali menyelenggarakan Maumere Jazz Fiesta Flores pada 27 hingga 28 Oktober 2017 di Maumere, Kabupaten Sikka, Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Melchias Markus Mekeng, pendiri Yayasan Bapa Bangsa, mengatakan, dulu masyarakat mengetahui bahwa Maumere berada di Papua. Patut disyukuri sekarang ini masyarakat sudah mengetahui keberadaan Maumere di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, keberadaan festival jazz ini diharapkan dapat mengangkat kembali kota Maumere menjadi lebih baik dan lebih dikenal lagi.

Melchias meyakini bahwa acara kali ini akan dikunjungi banyak penonton, sebab wisatawan yang datang tidak hanya dapat menikmati sajian musik berkualitas, tapi juga berbagai hal lain, seperti kuliner khas Maumere dan obyek wisata yang ada di Maumere. Apalagi, Maumere Jazz Fiesta Flores 2017 akan diadakan di atas bukit dengan pemandangan laut dan matahari terbenam.

Agus Setiawan Basuni, Ketua Panitia Maumere Jazz Fiesta Flores 2017, mengatakan, acara ini bertujuan memberikan inspirasi bagi masyarakat Maumere pada dunia musik. “Meskipun kebanyakan masyarakat Maumere lebih menyukai genre musik reggae, melalui festival ini kami ingin mereka bisa menikmati musik Jazz,” ujar Agus.

Perhelatan Maumere Jazz Fiesta Flores 2017 akan diadakan di Gastrack Wairita, sebelah Timur Kota Maumere ke arah Larantuka. Adapun musisi yang akan tampil antara lain Krakatau Reunion yang personelnya terdiri dari Dwiki Dharmawan, Indra Lesmana, Pra Budi Dharma, Donny Suhendra, Trie Utami, dan Gilang Ramadhan. Selain itu, akan hadir pula Ruth Sahanaya, Monita Tahalea, kelompok accapela Jamaica Café, dan grup reggae asal Bali yang berkolaborasi dengan vocalist asal Ghana, Soul Rebel feat Afro Moses. Melengkapi line up ini adalah Yopie Atul dan hadirnya grup Maumere yang menyuguhkan Musik Tradisi SikkaL Tawa Tana dengan penampilan bersama gitaris/vokalis Ivan Nestorman yang juga berasal dari Flores.

“Selain penampilan artis yang lebih beragam, pada tahun ini yang difokuskan dari segi pengalaman berharga yang diberikan dan tetap berusaha penonton yang datang itu merasa nyaman,” kata Agus.

Agus mengatakan, di sekitar lokasi nantinya ada wahana mainan anak-anak yang diharapkan festival jazz ini juga ramah bagi anak-anak. Acara ini gratis untuk masyarakat luas. Pada tahun lalu, dari target 1.000 penonton, ternyata yang hadir mencapai 5.000 orang. Karena itu, pada tahun ini ditargetkan 5.000 orang akan hadir.