Blue Sky Kejar Kualitas, Bukan Kuantitas

Tuesday, 15 March 16   0 Views   0 Comments   Venue

Lebih dari 40 tahun silam, Blue Sky Hotel Balikpapan berdiri. Bangunan hotel ini awalnya hanya terbuat dari kayu dan terdiri dari tiga lantai. Hotel ini sempat berganti nama menjadi Hotel Bahana Surya karena peraturan pemerintah yang melarang penggunaan bahasa asing. Seiring berjalannya waktu dan tumbuhnya kota Balikpapan, Blue Sky Hotel semakin berkembang dan hadir untuk menjawab kebutuhan akomodasi pelancong bisnis dari industri minyak dan gas di Balikpapan.

Hotel yang berada di Jalan Letjend. Suprapto, Balikpapan, ini memiliki 122 kamar dengan interior yang modern. Blue Sky Balikpapan juga memiliki ballroom dengan luas 23×22 meter berkapasitas 800 orang. “Okupansi Blue Sky Balikpapan sampai Maret lalu mencapai 80 persen. Kebanyakan tamu memang datang dari korporasi, khususnya perusahaan minyak dan gas. Ketika sektor minyak dan gas turun seperti beberapa waktu lalu, kami memang merasakan imbasnya. Untungnya, market dari online travel agent justru meningkat,” ujar Khairul Anam, Executive Assistant Manager Blue Sky Balikpapan.

Sebagai pionir hotel di Balikpapan, Blue Sky Hotel Group juga melakukan ekspansi ke kota lain. Seperti pada tahun 2013, Blue Sky membuka jaringan hotelnya di kawasan Petamburan, Jakarta. Selain itu, hotel butik Blue Sky Pandurata juga hadir di kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat. Tahun ini rencananya Blue Sky akan membuka hotel bintang tiga di dekat Pantai Kuta, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Saat ini, Blue Sky juga sudah menandatangani kontrak untuk ekspansi ke Yogyakarta. Hotel yang rencananya akan dibuka pada awal 2018 ini akan menjadi hotel bintang empat dengan 200 kamar.

“Kami memang tidak se-agresif jaringan hotel lain karena kami mengejar kualitas, bukan kuantitas,” jelas Yanuwar Dedy Setyawan, Corporate Director of Sales & Marketing Blue Sky Group.

Blue Sky Hotel Group yang telah berdiri sejak tahun 1973 dan berkantor pusat di Balikpapan merupakan anak usaha dari Liputan Group. Perusahaan milik pengusaha lokal Kalimantan ini juga memiliki beberapa unit usaha selain hotel. Salah satu unit usahanya bergerak di bidang kuliner, yakni restoran makanan Jepang, I-Ta Suki Restaurant.

Penulis: Johana Novianti Hestriana