Hotel Aviary Bintaro Pelopori Standar Baru Perhotelan Hijau di Indonesia

Monday, 17 July 17   17 Views   0 Comments   Harry Purnama
Lobi Aviary Bintaro

PT Sumampau Hotels and Resorts, pemilik merek hotel Aviary Bintaro, menerapkan konsep keberlanjutan sambil mempersiapkan dibukanya hotel dan serviced apartment ramah lingkungan pertamanya yang begitu inovatif di selatan Jakarta.

Aviary Bintaro, yang baru dibuka pada Mei 2017, memiliki misi untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan dalam menyediakan fasilitas yang “hijau” kepada para tamunya, sejalan dengan diusungnya keindahan alam Bintaro yang terletak 15 kilometer dari pusat Jakarta. Bentuk nyata dari konsep ramah lingkungan tersebut adalah dalam hal manajemen pembuangan dan energi, serta penghitungan penghematan air pun dilakukan dengan baik.

Selain itu, dengan adanya pepohonan rimbun di sekitar hotel, menjadikan sekitar hotel mirip dengan suasana di pedesaan. Sementara penghematan sumber daya alam bernilai tinggi dilakukan melalui pencahayaan dengan LED dan pesan-pesan yang terdapat di dalam kamar untuk menghemat pencucian kain serta pemakaian penyejuk udara. Koridor terbuka di luar kamar pun memangkas kebutuhan akan energi, begitu juga dengan sistem pembuangan ramah lingkungan dan tumbuhan yang dirawat.

Aswin Sumampau, CEO dan pendiri Aviary Bintaro, mengatakan, konsep ramah lingkungan yang melatarbelakangi pembangunan hotel tersebut dan komitmen ini tidak bisa ditawar lagi. “Para tamu kini menginap di hotel di mana konsep ramah lingkungan dipahami dan benar-benar dijalani, karena demikianlah bisnis yang dapat diandalkan dan penuh tanggung jawab,” ujar Aswin.

“Indutri travel, pariwisata, dan perhotelan di Indonesia berkembang dengan sangat cepat sehingga baik industri perhotelan maupun wisatawan pun memiliki kesempatan untuk berperan dalam keberlanjutan yang mendukung penyelamatan lingkungan dan pada akhirnya planet Bumi ini. Filosofi berwawasan lingkungan yang diterapkan oleh Aviary Bintaro menjadi DNA pengembangan kami yang terintegrasi dengan perangkat yang kami operasikan,” ujar Aswin.

Laporan pengurangan jejak karbon yang diterapkan oleh hotel tersebut akan dihitung dan dimonitor kemajuannya pada analisa pertama setelah tiga bulan hotel tersebut dibuka nanti, dan laporan ini akan terus diperiksa dan diumumkan kepada para tamu hotel secara transparan.

Desain hotel Aviary Bintaro juga menjadi pemandangan yang tak akan terlupakan dengan sangkar burung setinggi 18 meter yang terletak di lobi. Selain itu, kamar-kamarnya pun diberi nama dari jenis burung yang berasal dari berbagai daerah.