Traveliko, Mesin Pemesan Kamar Hotel

Tuesday, 31 January 17   4 Views   0 Comments   Venue

Mesin pemesan kamar hotel nan revolusioner bernama Traveliko telah resmi diluncurkan dan mulai melakukan pemesan sejak bulan lalu. Traveliko didesain khusus dengan menampilkan fitur perjalanan yang transparan, beretika, dan memiliki nilai tambah sehingga hidup pun menjadi lebih mudah.

Konsepnya dikembangkan oleh para veteran di industri pariwisata yang peduli akan dunia perhotelan dan industri pariwisata yang disesaki oleh ketidakseimbangan secara komersial. Mereka memutuskan bahwa perhitungan inovatif sangat diperlukan untuk kembali menyeimbangkan etika dalam berbisnis wisata sehingga harga kamar hotel pun dapat dikontrol sekaligus memberikan patokan yang menghargai layanan hotel dan perhotelan online. 

“Traveliko menantang status quo dengan menawarkan suatu alternatif pada sistem OTA yang kini dipakai yang sering merugikan operator hotel dengan tingginya komisi dan menekan harga kamar mereka dalam meraih eksposur pada situs web travel dominan yang ada saat ini,” ujar Yann Gouriou, Co-Founder Traveliko.

“Traveliko tidak hanya akan memberikan harga kamar terbaik, tapi juga hanya mengambil komisi tetap senilai 10 persen yang jauh lebih rendah dari OTA yang mendominasi pasar saat ini. Traveliko juga mendonasikan 20 persen dari komisi bersih untuk proyek amal yang dapat dipilih oleh tamu pada suatu negara hotel yang akan diinapi tersebut berlokasi,” ujar Gouriou.

Sebelum meluncurkan secara resmi pada kuartal pertama 2017, Traveliko telah bekerja sama dengan perusahaan perhotelan internasional, seperti Absolute Hotel Services, Centara Hotels and Resorts, Red Planet, dan beberapa jaringan perhotelan kecil serta hotel-hotel independen di Thailand, Sri Lanka, dan Maladewa.   

“Mesin reservasi memberikan pilihan lebih kepada konsumen, dan tentunya pengalaman yang lebih baik. Mesin pemesan ini dibangun dengan fokus menawarkan fasilitas pemesanan kamar yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, serta dapat dipakai pada ponsel pintar,” kata Bjorn Harvold, Chief Technical Officer Traveliko.

Penulis: Harry Purnama