Banyuwangi dan Bali Barat Menjadi Satu Cluster

Wednesday, 19 October 16   5 Views   0 Comments   Venue

Kementerian Pariwisata berencana menjadikan Banyuwangi dan Taman Nasional Bali Barat dalam satu cluster sehingga akan memudahkan program promosi dan pengembangan pariwisata di kedua destinasi tersebut. Penggabungan ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata ke Banyuwangi.

“Hal tersebut dapat mendorong peningkatan wisatawan. Misalnya, jika wisatawan di Bali yang ingin menikmati gunung atau atraksi budaya yang baru, bisa menyeberang ke Banyuwangi, atau bisa juga sebaliknya, dari Banyuwangi terus ke Bali,” ujar Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyambut baik hal tersebut. Azwar Anas, penggabungan satu cluster Banyuwangi dengan Taman Nasional Bali Barat sangat relevan karena keduanya mengusung konsep ekowisata. Dengan cluster tersebut, Anas berharap dapat menjadi momentum sinergi dengan berbagai daerah tetangga untuk meningkatkan sektor pariwisata. Ia pun akan menggagas membuat atraksi budaya bersama Pemerintah Kabupaten Buleleng.

“Banyuwangi dipilih menjadi salah satu cluster ini karena pengembangan Banyuwangi dan Bali Barat masih dalam satu konsep ekowisata. Arah pengembangannya Taman Nasional Bali Barat, Taman Nasional Baluran, dan Kawah Ijen,” ujar Anas.

Anas menjelaskan, Kementerian Pariwisata sedang mengembangkan 10 destinasi wisata tambahan untuk dikembangkan dan dibantu promosinya. Salah satu yang siap dikembangkan adalah cluster Banyuwangi dan kawasan Bali Barat.

“Tidak ada persaingan dalam kamus kita, yang ada kita ingin bersinergi untuk berkembang bersama. Kami ingin ada sebuah festival budaya yang digelar bersama-sama dengan memanfaatkan Selat Bali,” kata Anas.

Di kesempatan yang sama, Abdullah Azwar Anas sempat mengunjungi Plataran L’harmonie Menjangan di Bali Barat. Di sini mereka melihat bagaimana sebuah hutan dijadikan hunian yang asri dan sangat diminati oleh wisatawan asing. “Ini milik David Makes. Beliau juga akan membangun sarana dan prasarana di Ijen, sama dengan ini, dan nantinya juga akan membangun cable car menuju puncak Ijen,” kata Anas.

Penulis: Harry Purnama