Festival Banyuwangi Menjadi Magnet bagi Wisatawan

Monday, 06 February 17   0 Views   0 Comments   Venue

Hampir setiap daerah di Indonesia sedang membenahi diri untuk memajukan pariwisatanya, tak terkecuali di Banyuwangi yang menggelar Festival Banyuwangi 2017. Festival Banyuwangi 2017 akan memperkenalkan seni, budaya, pesona alam, wisata olahraga, dan kreativitas yang menjadi magnet untuk mendatangkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.

Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi, mengatakan, untuk memajukan pariwisata Banyuwangi tidak hanya melibatkan pemerintahan saja, tapi juga bekerja sama dengan komunitas dan masyarakat setempat. Penyelenggaraan Festival Banyuwangi ini tidak hanya untuk mendongkrak sektor wisata, tetapi juga sekaligus untuk mewadahi dan menumbuhkan kreativitas rakyat Banyuwangi.

“Dengan adanya festival ini berdampak langsung ke masyarakat Banyuwangi, dan penyelenggaraan ini juga bukan hanya di kota, tetapi di desa-desa Banyuwangi. Alhamdulillah Banyuwangi terus konsisten mengembangkan beragam acara festival yang diadakan setiap tahun,” kata Anas.

Menurut Anas, Festival Banyuwangi yang diadakan sejak 2012 ini merupakan alat konsolidasi antara masyarakat dan pemerintah agar menyatu bersama-sama dalam memajukan pariwisata. Anas menyebutkan, untuk menambahkan kemeriahan, pada Festival Banyuwangi 2017 akan ada beberapa festival tambahan, salah satunya Festival Kembar, Innovative Technology Festival, dan Festival Sastra.

Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia, mengatakan, Banyuwangi bisa dibilang merupakan kota terbaik untuk penyelenggaraan festival karena Banyuwangi memiliki 72 festival sepanjang tahun. Untuk menyukseskan pariwisata di Banyuwangi, dirinya menginginkan konektivitas bandara internasional terus dikembangkan untuk mendatangkan kunjungan wisman. Kementerian Pariwisata sendiri akan mendukung Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membangun bandara internasional, kemudian pembangunan homestay juga diharapkan terus dikembangkan.

“Untuk kebudayaan saya tidak khawatir. Untuk wisata alam saya sarankan Banyuwangi untuk mengembangkan wisata bahari. Tak hanya itu, Banyuwangi Sail Yacht juga turut dihadirkan dengan harapan bisa menjadi magnet baru dalam menarik wisatawan,” kata Arief Yahya.

Tak hanya memperbanyak acara wisata, Banyuwangi juga terus memperbaiki infrastruktur penunjang pariwisata, seperti perhotelan. Pada 2016, Banyuwangi memiliki 68 hotel dengan jumlah kamar 2.800 kamar, dan pada tahun ini Banyuwangi memiliki 72 hotel berbintang dengan 3.200 kamar.

Untuk kunjungan wisatawan, hingga November 2016 Banyuwangi dikunjungi 75.000 wisman dan 2,7 juta wisnus. Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menargetkan kunjungan 100.000 wisman. Adapun event yang menjadi ikon Banyuwangi di antaranya Internasional Tour de Banyuwangi Ijen (27-30 September), Banyuwangi Ethno Carnival (11 November), Festival Gandrung Sewu (8 Oktober), Banyuwangi Beach Jazz Festival (2 September), dan Jazz Ijen (6-7 Oktober).

Penulis: Ahmad Baihaki