Indonesia, Destinasi Terbaik di Asia Pasifik Tahun Ini

Saturday, 30 September 17   57 Views   0 Comments   Harry Purnama
Destinasi Terbaik di Asia Pasifik

Pada acara malam penghargaan 28th Annual TTG Travel Awards 2017 yang merupakan salah satu rangkaian acara dari IT&CMA dan CTW Asia-Pasifik 2017, Indonesia berhasil menyabet penghargaan sebagai Destinasi Terbaik di Asia Pasifik oleh TTG’s Editorial Panel. Pada acara penyerahan penghargaan yang berlangsung pada 28 September di Centara Grand – Bangkok Convention Center, Menteri Pariwisata Arief Yahya menerima langsung penghargaan Destinasi Terbaik di Asia Pasifik tersebut.

“Dengan kemenangan ini akan meningkatkan 3C kita, yaitu Calibration, Confidence, dan Credibility,” ujar Arief Yahya.

Pada tahun lalu, yang menjadi juara Destinasi Terbaik di Asia Pasifik adalah Thailand. Sejak 2010, Thailand sudah tiga kali juara, yakni pada 2012, 2013, dan 2016. Lalu, Singapura dua kali (2010 dan 2011), Filipina satu kali, dan Myanmar satu kali. “Tahun ini, Indonesia yang naik panggung,” kata Arief Yahya.

Penghargaan Destinasi Terbaik di Asia Pasifik ini diberikan karena Indonesia dinilai sangat proaktif dalam melakukan langkah-langkah dan inisiatif dalam pengembangan dan promosi industri pariwisata.

TTG Travel Awards adalah penghargaan bergengsi bagi industri travel se-Asia Pasifik yang telah diadakan sejak tahun 1989 dengan 10 kategori. Sekarang, acara tahunan itu memberikan 80 penghargaan yang bertujuan untuk menghormati organisasi dan individu di dunia pariwisata.

Sistem penilaian pemenang adalah dengan melakukan pemungutan suara yang dilakukan selama dua bulan dari Mei hingga Juli 2017 terhadap pembaca TTG Asia, TTG Mice, TTG China, TTG India, TTG Bt Mice China, TTG associations, dan TTG Asia Luxury. Ada dua sistem pemungutan suara. Pertama, Travel Supplier Awards, yakni suara yang diberikan oleh konsultan perjalanan, operator perjalanan, dan perusahaan pengelola perjalanan. Kedua, Travel Agency Awards, yakni suara yang diberikan oleh para pelaku bisnis perhotelan, staf penerbangan, penyewaan mobil, operator penyiaran, organisasi pariwisata nasional, perusahaan GDS, dan semua profesional perjalanan lainnya.