Inovasi Transportasi Publik dan Industri MICE Jeju

Friday, 04 August 17   0 Views   0 Comments   Harry Purnama
Jeju

Pemerintahan kota Jeju di Korea Selatan terus melahirkan inovasi dalam sistem transportasi publik yang telah digunakan selama 30 tahun. Sistem terbaru yang akan efektif digunakan pada 26 Agustus 2017 memungkinkan para wisatawan untuk berkeliling ke mana saja di Pulau Jeju hanya dengan membayar 1.200 Won (atau sekitar Rp13.500). Sistem transportasi terbaru ini akan menggunakan 22 bus, fasilitas Wi-Fi gratis, serta tempat untuk mengisi baterai ponsel. Diharapkan hal ini akan mengatasi banyaknya keluhan dari para turis mengenai sistem transportasi di Pulau Jeju, serta akan berdampak pada industri MICE di Jeju.

Turis MICE, terutama yang berasal dari luar Asia seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Afrika, yang menghadiri konferensi internasional merupakan tamu yang sangat penting, dan mereka berkontribusi terhadap tumbuhnya pariwisata yang berkualitas dan beragam. Data statistik menunjukkan bahwa partisipan konferensi internasional mengeluarkan uang hampir dua kali lipat dibanding turis biasa.

Karena itu, sistem transportasi yang nyaman dan fleksibel merupakan hal penting untuk memikat turis MICE. Hal itu sama pentingnya bagi wisatawan umum dalam hal transportasi udara, akomodasi, obyek wisata, dan berbelanja. Karenanya, rencana inovasi sistem transportasi publik ini akan memberikan akses yang lebih luas ke pusat-pusat wisata hanya dengan menggunakan bus, fasilitas layanan shuttle bus, dan layanan penerjemah bahasa. Turis MICE yang memiliki waktu senggang di antara jadwal konferensi diharapkan akan menjelajah Jeju dibandingkan hanya menghabiskan waktu di dalam hotel.

Jeju Convention & Visitors Bureau secara konsisten telah mempromosikan Pulau Jeju sebagai destinasi wisata MICE Asia. Berdasarkan data dari Union of International Association, Pulau Jeju berhasil menyelenggarakan 82 meeting pada 2013, 85 meeting pada 2014, 112 meeting pada 2015, dan 117 meeting pada 2016. Hal itu menempatkan Kota Jeju di peringkat ke-17 dunia.

Namun, pemerintah Jeju tak mau jemawa. Mereka tetap meneruskan usaha membuat turis MICE menikmati Jeju dan mengeluarkan uang lebih banyak lagi. Misalnya, Jeju membagikan “Kartu MICE” yang dapat digunakan di transportasi publik, serta mendirikan stan promosi untuk memperkenalkan Jeju sebagai destinasi konferensi internasional.

Sistem transportasi publik terbaru ini akan membantu Jeju Convention & Visitors Bureau untuk mengadakan aktivitas dengan lebih mudah dan efisien. Selain itu, Jeju Convention & Visitors Bureau juga akan terus berusaha menjadikan Jeju sebagai tuan rumah acara MICE dunia, serta memberikan kenyamanan kepada para turis MICE sehingga mereka mau datang kembali ke Jeju.