JAS akan Kenakan Logo Wonderful dan Pesona Indonesia

Tuesday, 26 September 17   15 Views   0 Comments   Harry Purnama
Co-branding JAS Airport Services
Foto: Dok. Forwarpar

Brand JAS Airport Services terpilih untuk bergabung dengan co-branding Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia. Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Rapat Koordinasi Nasional Pariwisata ke-III di Birawa Assembly Hall Bidakara Jakarta pada 26 September 2017. JAS meyakini bahwa pariwisata Indonesia bukan saja tanggung jawab Kementerian Pariwisata, tetapi menjadi tanggung jawab semua elemen, termasuk pelaku bisnis.

Adji Gunawan, CEO JAS, mengatakan ia gembira menjadi mitra pemerintah untuk memopulerkan pariwisata melalui branding Wonderful Indonesia (WI) atau Pesona Indonesia (PI). Menurutnya, kerja sama ini sejalan dengan kampanye “Together in Unity” yang tengah dicanangkan perusahaan tahun ini. “Sebab, kalau bukan kita semua yang bersama dan bersatu dalam mendukung pariwisata Indonesia, mau siapa lagi?” ujar Adji.

Layanan jasa yang diberikan oleh perusahaan ground handling nasional berusia 33 tahun ini pada intinya meliputi penanganan penumpang, bagasi, kargo, pos, serta pesawat (ramp handling) pada saat kedatangan atau keberangkatan.

“Dengan memanfaatkan kekuatan layanan jasa yang ada, komitmen terhadap co-branding ini dapat dimaksimalkan dengan berbagai cara. Ribuan karyawan JAS, terutama petugas konter check-in, akan menggunakan logo Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia sebagai bagian dari seragam mereka. Video terkait pariwisata Indonesia dapat diputar di lounge JAS, dan sebagainya,” ujar Martha Lory, Corporate Communications Manager JAS.

“Kami juga mengupayakan yang terbaik agar kerja sama ini dapat diperluas. Jadi, tidak hanya JAS, namun maskapai asing akan coba untuk dilibatkan agar turut berpartisipasi dalam mendukung program 20 juta wisatawan di 2019,” ujar Adji.

Rata-rata per tahunnya JAS menangani 62.000 penerbangan internasional di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan lebih dari 18 juta penumpang di 12 bandara di Indonesia dan sekitar 16,5 juta bagasi dari 35 maskapai asing.