Kemenpar Gelar Sales Mission Charter Flight Belitung di Singapura

Wednesday, 29 November 17   12 Views   0 Comments   Harry Purnama
sales mission belitung

Setelah sukses mengadakan kegiatan sales mission di Marina Mandarin Hotel Singapura pada 1 November 2017, Kementerian Pariwisata kembali akan menggelar sales mission paket wisata charter flight Singapura-Tanjung Pandan pada 1 Desember 2017.

Sales mission yang akan diadakan di Furama City Center Singapura ini menghadirkan sekitar 30 buyer dari travel agent dan tour operator, serta 10 seller dari industri pariwisata Belitung yang akan mempromosikan dan menawarkan paket wisata charter flight dengan harga spesial. Paket wisata yang disiapkan ada dua, yaitu 3D2N dan 4D3N. Harga yang ditawarkan sangat kompetitif, yaitu SGD318 untuk paket 3D2N dan SGD398 untuk 4D3N (paket twin share). Harga tersebut sudah termasuk tiket pesawat PP, akomodasi, paket tur, transportasi, dan makanan.

Adapun paket charter flight ini bekerja sama dengan maskapai Sriwijaya Air, yang akan terbang dari Bandara Internasional H. A. S. Hanandjoeddin di Belitung menuju Bandara Internasional Changi di Singapura. Penerbangan charter ini akan dilayani tiga kali dalam seminggu, mulai 15 Desember hingga 5 Januari 2018.

Sebelum kegiatan B to B, akan dilaksanakan pula product presentation mengenai pariwisata Belitung dan Sriwijaya Air sehingga para buyer yang hadir dapat memperoleh lebih banyak insight mengenai pariwisata Belitung yang saat ini memang belum banyak dikenal oleh travel agent maupun masyarakat Singapura.

Belitung telah ditetapkan sebagai salah satu dari 10 destinasi prioritas atau 10 Bali Baru sehingga saat ini sedang fokus dikembangkan sebagai destinasi favorit bagi wisman, baik dari segi atraksi, amenitas, maupun aksesibilitas.

Dengan kembali dilaksanakannya kegiatan sales mission ini, Kementerian Pariwisata berharap semakin banyak biro perjalanan di Singapura yang gencar menjual paket wisata charter flight kepada masyarakat di Singapura. Jika diminati pasar Singapura, penerbangan ini dapat menjadi penerbangan regular yang akan mendorong penerbangan-penerbangan langsung dari mancanegara lainnya ke Belitung.

Tahun ini Kemenpar menargetkan 1,9 juta wisman dari Singapura, dan ke depannya diharapkan Belitung akan menjadi salah satu pintu masuk yang menyumbang wisman bagi Indonesia.