Kunjungan Wisman Pada Juli 2015 Tumbuh 4,76 Persen

Friday, 04 September 15   0 Views   0 Comments   Venue

Pada Juli 2015, Kementerian Pariwisata mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia telah mencapai 814.233 wisman, atau tumbuh 4,76 persen dibandingkan Juli 2014 yang hanya menyambut 777.210 wisman. Sementara itu, secara kumulatif, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari-Juli  2015 mencapai 5.472.050 wisman, atau tumbuh 2,69 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2014 sebanyak 5.328.732 wisman. 

Data dari Badan Pusat Statistik dan Asdep Penelitian dan Pengembangan Kebijakan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata menunjukkan bahwa selama bulan Juli 2015 negara yang paling banyak menyumbang wisatawan ke Indonesia adalah Arab Saudi yang meningkat 127,49 persen, diikuti dengan Bahrain (66,32 persen), Uni Emirat Arab (56,96 persen), Mesir (44,68 persen), dan Cina (20,60 persen).

Secara kumulatif, negara asal wisatawan mancanegara yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Cina sebesar 19,99 persen, diikuti India dengan 10,35 persen, Inggris (9,99 persen), Mesir (9,66 persen), dan Arab Saudi (4,14 persen). 

Selain itu, pada Juli 2015, tiga pintu masuk utama bagi wisatawan internasional juga mengalami pertumbuhan positif, yakni Bandara Ngurah Rai Bali sebesar 6,40 persen, Bandara Soekarno-Hatta Jakarta sebesar 3,67 persen, dan Batam sebesar 7,78 persen. (Baca juga: 6 Bandara Di Indonesia Akan Diperbarui)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, kunjungan wisatawan mancanegara selama Juli 2015 sudah melebihi target yang ditetapkan, yakni 800.000 kunjungan, sedangkan untuk Agustus dan September mendatang ditetapkan masing-masing sebesar 850.000 wisman. 

“Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara pada semester pertama (Januari-Juni 2015) sebesar 47 persen dari target tahun 2015, yakni 10 juta wisman. Kita optimistis target kunjungan wisman tercapai,” kata Arief. 

Lanjut Arief, proyeksi target kunjungan wisman pada kurun waktu Juli-September adalah sebesar 25 persen dan pada periode Oktober-Desember sebesar 30 persen. 

Penulis: Pasha Ernowo