Layanan Booking Online Khusus Muslim Diluncurkan

Thursday, 28 April 16   0 Views   0 Comments   Venue

Tripfez menampilkan lebih dari 200.000 hotel dan resor di seluruh dunia, dan 20.000 di antaranya telah mendapatkan sertifikat halal dari Salam Standard, yakni sebuah perusahaan yang mengklasifikasikan  akomodasi mana saja yang telah sesuai dengan syariah Islam.

Tripfez dan Salam Standar merupakan perusahaan milik Faeez Fadhlillah, seorang pengusaha dari Malaysia yang berhasil mengidentifikasi celah di pasar wisata syariah. Melalui Salam Standard dan Tripfez, Fadhlillah berusaha memberikan pilihan berwisata yang halal bagi sekitar 1,7 miliar muslim di seluruh dunia.

Berdasarkan penelitian dari Thomson Reuters yang berjudul “The State of the Global Islamic Economy Report 2015-2016”, secara global, wisatawan muslim mengeluarkan uang lebih dari US$142 miliar pada 2014. Angka tersebut sekitar 11 persen dari total pengeluaran di sektor pariwisata dunia.

“Angka tersebut diperkirakan akan tumbuh menjadi US$233 miliar atau 13 persen dari total pengeluaran pariwisata dunia pada 2020. Sayangnya, pasar ini masih dilayani sebelah mata oleh industri wisata dan hospitaliti,” ujar Fadhlillah.

“Tripfez akan memenuhi celah tersebut dengan menyediakan one-stop-shop bagi wisatawan muslim untuk mencari hotel dan resor yang syariah,” ujar Fadhlillah.

Para biro perjalanan yang tertarik untuk memasarkan produk dan jasa mereka dapat mendaftar secara online di www.tripfez.com. Namun, bagi para biro perjalanan yang akan mendaftar di Tripfez akan diminta untuk memenuhi kriteria tertentu sesuai dengan pasar muslim.

“Kepada para biro perjalanan, kami memberikan kesempatan untuk menjual paket wisata khusus muslim mereka kepada pasar yang sangat menjanjikan ini, yang diperkirakan pada tahun 2020 akan mencapai 150 juta wisatawan muslim,” ujar Fadhlillah.

Di Tripfez, para wisatawan muslim dapat memilih-milih serta memesan hotel dan tur yang sesuai dengan keyakinan mereka. “Seluruh properti dan biro perjalanan yang ada di Tripfez dipilih dan disesuaikan dengan Salam Standard sehingga para konsumen tidak perlu ragu dalam memilih tempat penginapan, dari yang menyediakan makanan halal hingga fasilitas musala,” ujar Fadhlillah.

Penulis: Harry Purnama