Oman Andalkan Wisata Petualangan Dan MICE

Thursday, 03 March 16   4 Views   0 Comments   Venue

Asma Al Hajry, Deputi Direktur Jenderal Promosi Pariwisata Luar Negeri, Kementerian Pariwisata Oman (MoT), mengatakan, Oman akan menciptakan 500.000 lapangan pekerjaan di industri pariwisata pada 2040. Pernyataan tersebut menyusul berita yang dirilis koran Times of Oman (TOO) belum lama ini.

Koran tertua di Oman itu menulis, sektor perjalanan dan pariwisata di negara yang terletak di Semenanjung Arab itu akan menciptakan 143.000 lapangan pekerjaan pada 2025. Angka itu terbilang optimistis mengingat The World Travel and Tourism Council (WTTC) memperkirakan hanya ada 120.000 lapangan pekerjaan di industri pariwisata Oman pada 2025. Proyeksi itu didasarkan pada data WTTC yang menunjukkan pada 2015 Oman menciptakan 80.000 lapangan pekerjaan baru, lebih baik dibandingkan 2014 sebesar 75.000 lapangan pekerjaan.

Untuk mendongkrak industri pariwisata, Al Hajry memaparkan, pihaknya akan mempromosikan Oman sebagai destinasi MICE dan wisata petualangan. “Berdasarkan penelitian, wisata petualangan adalah segmen yang paling cepat berkembang di dunia. Kami memiliki potensi untuk mengembangkan segmen ini karena ditopang alam memadai,” katanya.

Pada 1 Maret 2016, MoT menggelar sesi interaktif berbasis business to business antara perwakilan MoT di 22 negara dengan bisnis pariwisata lokal. Dency Mathew, perwakilan MoT di India, mengatakan, keunikan Oman yang menarik perhatian wisatawan India adalah keberagaman lanskap. “Anda bisa mengubah lanskap dalam dua jam, dari pegunungan ke pantai dan gurun. Di India, untuk bisa mendapatkan itu Anda harus naik pesawat terlebih dahulu,” tuturnya.

Mathew menambahkan, tahun lalu wisatawan India yang mengunjungi Oman naik sebesar 17 persen dibandingkan 2014. “India merupakan salah satu market berkembang di Oman. Paket pernikahan yang kami tawarkan ke wisatawan India mendapatkan respons yang sangat positif,” imbuhnya.

Sementara itu, di sektor MICE, Oman siap bersaing dengan Dubai dan Abu Dhabi untuk merebut pasar MICE Timur Tengah. Saat ini, Oman tengah merampungkan pembangunan proyek Oman Convention and Exhibition Centre (OCEC) senilai US$1,8 miliar atau sekitar Rp24,57 triliun (US$1=Rp13.650).

Salim Al Mamari, Direktur Jenderal Promosi Pariwisata Kementerian Pariwisata Oman, menegaskan, Oman Convention and Exhibition Centre merupakan investasi penting bagi negara berpopulasi 3,6 juta jiwa itu. Segmen MICE dipercaya mampu menggaet lebih banyak wisatawan mancanegara (wisman) untuk berkunjung ke Oman. “Kami targetkan hingga 2020 Oman Convention and Exhibition Centre menggelar 450 event,” katanya.

Penulis: Siska Maria Eviline