Pariaman Berbenah untuk Menyambut 3 Juta Wisatawan

Monday, 15 August 16   1 Views   0 Comments   Venue

Kejuaraan balap sepeda Tour de Singkarak 2016 pada etape kelima melintasi Kota Pariaman, Sumatra Barat. Pemerintah Kota Pariaman pun memanfaatkan hal tersebut untuk mempromosikan destinasi wisata yang dimiliki kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir.

Effendi Jamal, Kepala Dinas Pariwisata Kota Pariaman, mengatakan, selain memacu pertumbuhan perekonomian bagi masyarakat Pariaman, Tour de Singkarak 2016 juga telah mendorong peningkatan infrastruktur jalan serta sarana dan prasarana beberapa obyek wisata di Kota Pariaman, salah satunya Pantai Gandoriah.

“Pantai Gandoriah merupakan salah satu obyek wisata andalan Kota Pariaman. Aksesnya cukup mudah. Jika pengunjung menaiki kereta api dari Kota Padang bisa menempuh waktu sekitar 60 menit, dan kereta akan berhenti tepat di stasiun Pantai Gandoriah,” kata Effendi.

Effendi mengatakan, Pantai Gandoriah cocok untuk pengunjung yang ingin menghabiskan waktu liburan dengan sedikit bersantai. Selain menikmati pantai, di sini para pengunjung juga bisa menikmati aneka kuliner khas Pariaman. Ada pula obyek wisata Pulau Angso Duo, yaitu sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 1,9 mil dari Pantai Gandoriah. Untuk menuju ke Pulau Angso Duo, para wisatawan dapat menggunakan jasa perahu nelayan maupun speedboat dengan waktu tempuh kurang lebih 10-15 menit dari Pantai Gandoriah.

Mukhlis Rahman, Wali Kota Pariaman, mengatakan, perkembangan wisata di Pariaman cukup bagus. Sebelumnya, di Pantai Gandoria tidak ada sarana dan prasarana, tapi sekarang kedua hal tersebut sudah ada. Mukhlis menambahkan, dampak pertumbuhan pariwisata dari Tour de Singkarak sangat pesat sehingga Pemerintah Kota Pariaman terus berbenah.

“Kalau dahulu hanya ada satu hotel, sekarang sudah ada lima hotel. Jadi, Tour de Singkarak dampaknya banyak sekali, dan diharapkan akan ada banyak investor dalam mengembangkan pariwisata di Pariaman,” kata Mukhlis.

Mukhlis menyatakan, Pemerintah Kota Pariaman berencana ingin mengembangkan potensi wisata lain yang ada di Kota Pariaman, seperti Pantai Cermin, Pantai Kata, Pantai Sumur, Pulau Saduo, Pulau Ujuang, Pantai Pahua di kawasan utara, dan kawasan konservasi penyu.

Pada 2014, jumlah total wisatawan yang berkunjung ke Pariaman sebanyak 1,324 juta orang, lalu pada 2015 meningkat menjadi 2,563 juta wisatawan, dan pada tahun ini ditargetkan menjadi 3 juta wisatawan.

Penulis: Ahmad Baihaki