Presiden Joko Widodo Resmikan Indonesia Convention Exhibition

Tuesday, 04 August 15   1 Views   0 Comments   Venue

Sinar Mas Land, sebagai salah satu penyumbang terbesar pengembangan properti terbesar dan tepercaya di Indonesia, bersama Kompas Gramedia Group meresmikan gedung Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City pada 4 Agustus 2015 yang dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Gedung Indonesia Convention Exhibition tersebut merupakan proyek bersama antara Sinar Mas Land dan Kompas Gramedia melalui perusahaan joint venture PT Indonesia International Expo (IEE).

ICE dibangun di atas lahan seluas 22 hektare, berlokasi di BSD City, Tangerang Selatan, dengan luas bangunan berkisar 100.000 meter persegi pada tahap satu. Bangunan ini dilengkapi dengan beragam aspek yang memberikan keunggulan tersendiri untuk mendukung kesuksesan berbagai event, baik itu berskala nasional maupun internasional, mulai dari lokasi yang strategis, kapasitas venue yang mampu menampung ratusan ribu orang, lahan parkir yang luas dengan sistem yang nyaman, akses transportasi mudah, hingga spesifikasi fasilitas dan infrastruktur terbaik.

Dalam acara grand opening tersebut, Sinar Mas dan Kompas Gramedia bekerja sama dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) menggelar “Temu Kreatif Nasional 2015”. Acara tersebut diisi dengan dialog komunitas kreatif bersama Presiden Joko Widodo dan pelaku kreatif di Indonesia, seperti dari industri musik, industri film, dan industri kreatif lainnya.

Pada acara Temu Kreatif Nasional itu, Presiden Jokowi menegaskan, “Industri kreatif ini nantinya yang akan menjadi batu lompatan untuk berkembangnya Indonesia karena nyatanya Indonesia memiliki banyak kreativitas budaya yang dapat go international, tinggal sumber daya manusianya yang ditingkatkan, asalkan segalanya direncanakan dan disiapkan sebaik mungkin.”

Tidak hanya temu kreatif, dalam acara tersebut Badan Ekonomi Kreatif mengadakan pameran dengan tema “Dari Indonesia Untuk Dunia”. Pameran tersebut berlangsung dari tanggal 1 hingga 9 Agustus 2015 dengan mengangkat keunggulan karya kreatif Indonesia, seperti aplikasi ICT, smart home, smart city, karya foto, dan masih banyak lagi.

“Kreativitas akan mendorong inovasi yang menciptakan nilai tambah lebih tinggi, tapi pada saat yang bersamaan kreativitas sangat ramah lingkungan serta menguatkan citra dan jati diri negara Indonesia di mata internasional. Hal ini mendorong saya untuk mendirikan Badan Ekonomi Kreatif yang menjadi akselerator untuk memajukan Badan Ekonomi Kreatif, dan saya berharap Badan Ekonomi Kreatif dapat segera bekerja untuk memberikan fasilitas percepatan pembangunan di sektor ekonomi kreatif,” kata Joko Widodo.

Penulis: Reisha Pahlevi