Regulasi dan Kemudahan Transaksi Picu Peningkatan Wisata Outbound Tiongkok

Friday, 04 September 15   0 Views   0 Comments   Venue

TAHUN lalu, China Tourism Academy (CTA) mencatat sekitar 107 juta wisatawan asal Tiongkok pelesiran ke luar negeri. Angka itu naik 19,5 persen dibandingkan tahun 2013. Lembaga riset yang berada di bawah naungan National Tourism Administration itu juga mencatat, Tiongkok merupakan penyumbang wisatawan outbound terbesar di dunia dalam tiga tahun terakhir.

“Sebenarnya 107 juta wisatawan itu hanya sekitar lima persen dari pemegang paspor di Tiongkok dan mereka cenderung melakukan perjalanan jarak pendek. Wisata ke luar negeri memang belum menjadi tren di Tiongkok,” katanya.

Dai Bin, Direktur China Tourism Academy, menjelaskan, Korea Selatan, Thailand, Jepang, Amerika Serikat, dan Vietnam merupakan destinasi wisata paling populer bagi wisatawan Tiongkok. Sementara itu, untuk destinasi domestik, Hong Kong dan Makau menjadi tujuan wisata utama bagi turis dari daratan Tiongkok.

Lebih lanjut Dai Bin mengatakan, ada dua hal yang memicu pertumbuhan wisata outbound Tiongkok. Pertama, kebijakan pariwisata yang menguntungkan, seperti pemberlakuan visa-on-arrival bagi wisatawan Tiongkok di sejumlah negara. Kedua, kemudahan wisatawan Tiongkok bertransaksi di luar negeri. Dai Bin mengatakan, hal itu dipermudah dengan kehadiran kartu kredit UnionPay yang menjadi pilihan utama pembayaran wisatawan Tiongkok di luar negeri.

Sebagai informasi, lebih dari 40 persen wisatawan Tiongkok menghabiskan US$2.340 atau sekitar Rp33,71 juta dalam perjalanan wisata mereka. “Sekitar 88 persen wisatawan Tiongkok menggunakan uang mereka untuk berbelanja. Jadi, shopping adalah pengeluaran terbesar wisatawan Tiongkok,” kata Dai Bin.

Penulis: Siska Maria Eviline