Sport Tourism jadi Tren Datangkan Wisatawan

Wednesday, 01 June 16   3 Views   0 Comments   Venue

Ajang lomba lari maraton yang memadukan wisata dan olahraga, atau biasa disebut dengan sport tourism, kian marak digelar di Tanah Air. Sport tourism merupakan salah satu strategi pemerintah untuk mendatangkan banyak wisatawan mancanegara. Promosi sport tourism juga gencar dilakukan hingga ke luar negeri.

Salah satu lomba maraton yang akan digelar dalam waktu dekat adalah Maraton Borobudur 2016. Ajang lari yang disponsori Bank Jateng ini menawarkan keunikan berupa rute yang berawal dari pelataran Candi Borobudur, berkeliling ke desa-desa sekitar, dan berakhir di tempat awal lari. Maraton Borobudur 2016 akan digelar pada November 2016, dengan kategori lomba 10K, half marathon, dan maraton.

“Hadiah yang disediakan untuk kegiatan lari ini juga sangat menarik, total sekitar Rp4 miliar,” kata Supriyatno, Direktur Bank Jateng.

Daerah-daerah di luar Pulau jawa juga mulai aktif mengembangkan wisata olahraga, salah satunya dilakukan oleh Provinsi Sulawesi Selatan yang memiliki bentang alam potensial untuk menjadi daerah tujuan wisata minat khusus. Pada tahun ini, dua ajang wisata olahraga akan digelar di Sulawesi Selatan, yakni South Sulawesi Rammang-Rammang Trail Run di Kabupaten Maros pada 31 Juli 2016, dan Toraja Marathon di Kabupaten Toraja Utara dan Tana Toraja pada 13 Agustus 2016. Kedua ajang wisata olahraga tersebut merupakan yang pertama kali digelar di Maros dan Toraja.

“Minat terhadap wisata olahraga ini sekarang sedang tinggi, dan kami berharap dapat mengenalkan destinasi-destinasi wisata di Sulawesi Selatan,” ujar Julianus B. Salehujar, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan.

Rammang-Rammang merupakan sebuah destinasi wisata baru yang menyajikan keindahan bentang alam kawasan karst di Maros. Sementara itu, Toraja merupakan destinasi unggulan wisata budaya dan alam di Sulawesi Selatan.

Penulis: Harry Purnama