Tahun Depan, Nashville Siap Gelar IBTM Amerika

Monday, 03 August 15   0 Views   0 Comments   Venue

Pasca-menggelar International Business Travel Market (IBTM) Amerika pada 9-11 Juni 2015 di Chicago, Illinois, tahun depan event serupa akan diboyong ke Nashville, Tennessee, Amerika Serikat. Melansir hostcity.net, event tahunan eksklusif yang merupakan bagian dari Reed Travel Exhibitions (RTE) ini akan dilaksanakan pada 15-17 Juni 2016 di Gaylord Opryland Resort & Convention Center.

Resor dengan venue ekshibisi dan meeting terbesar di Amerika Serikat tersebut memiliki total 55.200 meter persegi event space dan taman tropikal dalam ruang seluas 1,82 hektare. Jaime McAuley, Event Director IBTM America, mengatakan, Nashville merupakan salah satu kota konvensi terbaik yang sukses menggerakkan perekonomiannya melalui event musik.

Pamor sebagai kota musik dimulai Nashville pada akhir tahun 1700-an yang membuatnya sejajar dengan Los Angeles dan New York sebagai pusat musik Amerika Serikat. Sekitar 38,5 persen dari instansi musik (publisher, studio rekaman, label, dan distributor) raksasa Amerika Serikat terkonsentrasi di tiga kota ini. “Musik, sejarah, seni, kuliner, dan fasilitas membuat Nashville menjadi destinasi seksi bagi perhelatan MICE,” kata McAuley.

Jennifer Fowler, profesor bisnis musik di Belmont University, menambahkan, pertunjukan musik tumbuh pesat di Nashville sejak tahun 2009 dengan spending wisatawan mencapai US$4 miliar (Rp54 triliun) per tahun. “Wisatawan dari 24 negara di dunia datang untuk menonton festival musik. Hasilnya, tak sedikit dari mereka berstatus repeated visitor,” katanya.

Music City Council (MCC) mencatat, pertunjukan musik menyumbang US$392,2 juta (Rp5,28 triliun) bagi perekonomian Nashville pada semester I-2015. Angka itu didapatkan dari 305 event yang sukses digelar Nashville dengan menggaet 676.069 pengunjung dan mengisi 389.696 kamar hotel.

Tahun lalu, MCC menjamu 491.352 pengunjung yang mengisi 272.917 kamar hotel dan menghasilkan US$243 juta (Rp3,27 triliun). “Performa event musik Nashville tahun ini memang di luar ekspektasi kami,” kata Charles Starks, Presiden dan CEO MCC.

Penulis: Siska Maria Eviline