Tour de Singkarak 2015 Hadir Oktober Mendatang

Monday, 22 June 15   0 Views   0 Comments   Venue

Pemerintah provinsi Sumatra Barat dengan dukungan dari Kementerian Pariwisata tahun ini akan kembali mengadakan Tour de Singkarak ke-7 yang akan berlangsung pada bulan Oktober 2015. Kali ini, para pembalap akan melintasi rute sepanjang 1.300 kilometer.

Tahun ini, Tour de Singkarak akan memulai rutenya dari Pesisir Selatan Sumatera Barat, tidak dari utara seperti TdS sebelumnya, kemudian berakhir di Kota Padang. Ada beberapa destinasi baru yang dilewati pada Tour de Singkarak 2015, seperti Pasaman Barat, Pesisir Selatan, Sijunjung, dan Solok Selatan.

“Selain itu, tahun ini Mentawai sebagai kabupaten/kota juga ikut berpartisipasi, meski belum masuk sebagai rute balap karena situasinya yang berada di wilayah kepulauan,” ujar Sapta Nirwandar, penggagas Tour de Singkarak.

Tour de Singkarak 2015 akan diselenggarakan selama 9 hari, mulai dari 3 Oktober hingga 11 Oktober 2015. Total rute yang akan ditempuh adalah 1.300 kilometer serta melewati 18 kabupaten dan kota. Lomba balap sepeda ini diikuti oleh 25 tim dari berbagai penjuru dunia yang akan memperebutkan total hadiah Rp1,4 miliar.

Menurut Menteri Pariwisata Arief Yahya, Tour de Singkarak telah menjadi kebanggaan masyarakat Sumatra Barat dan telah mengalami peningkatan signifikan baik dari brand image, media coverage maupun memperkenalkan Sumatra Barat sebagai ikon pariwisata kepada turis mancanegara. Berdasarkan peringkat dari organisasi balap sepeda internasional, Union Cycliste Internationale (UCI) dan Amauri Sport Organisation (ASO), Tour de Singkarak ini menempati peringkat ke-5 event balap sepeda dengan jumlah penonton terbanyak. Peringkat pertama dipegang oleh Tour de France (Prancis) dengan 12 juta penonton, lalu urutan kedua ditempati Giro A Italia (Italia) dengan 8 juta penonton, urutan ketiga Vuelta A Espana (Spanyol) dengan 5 juta penonton, urutan keempat Santos Tour Down Under (Australia) dengan jumlah penonton 750.000 orang, dan urutan kelima adalah Tour De Singkarak dengan jumlah penonton 550.000 orang.

Event value-nya harus ditingkatkan agar bisa mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan asing. Karena ini bukan event sport biasa, tapi event sport tourism yang memiliki nilai bisnis tinggi,” tandas Arief.

Penulis: Hanifah Mutiara Sylva