Wisata Bisnis Tumbuh Stabil hingga 2020

Wednesday, 20 July 16   2 Views   0 Comments   Venue

Sebuah laporan penelitian dari Global Business Travel Association (GBTA) memperkirakan bahwa pengeluaran di industri wisata bisnis dunia akan mencapai US$1,3 triliun pada tahun 2016, dan meningkat rata-rata 5,8 persen dalam lima tahun ke depan sehingga mencapai angka pengeluaran US$1,6 triliun pada 2020. Pada 2015, pengeluaran industri wisata bisnis dunia mencapai US$1,2 triliun, naik lima persen dari tahun ke tahun.

Michael McCormick, Direktur Eksekutif Global Business Travel Association, mengatakan, “Perjalanan bisnis akan tetap stabil dan tumbuh dengan pelan di tengah ketidakpastian ekonomi dunia, serangan teroris, isu kesehatan dunia, dan rintangan lain.”

Sementara itu, Cina telah melewati Amerika Serikat sebagai pasar perjalanan bisnis terbesar pada 2015 dengan nilai US$291 miliar. Global Business Travel Association juga memperkirakan pasar perjalanan wisata bisnis Cina akan menjadi pertumbuhan yang tercepat kelima di dunia dalam lima tahun ke depan.

Di Asia, Global Business Travel Association juga memprediksi India dan Indonesia akan tumbuh dua kali lipat dalam hal pengeluaran perjalanan wisata bisnis dalam lima tahun ke depan.

Global Business Travel Association juga memprediksi pengeluaran industri perjalanan bisnis di Amerika Serikat hanya akan tumbuh 0,9 persen pada tahun ini menjadi US$292,5 miliar, dan pada tahun 2017 meningkat 4,2 persen menjadi US$304,9 miliar.

“Kondisi politik di Amerika Serikat dan keadaan ekonomi dunia membuat pertumbuhan industri wisata bisnis sangat lambat, hanya di angkat satu hingga dua present,” ujar McCormick.

Penulis: Harry Purnama