Wisatawan Asia Lebih Sedikit Menginap

Tuesday, 24 November 15   0 Views   0 Comments   Venue

Dalam laporan Global Travel Intentions Study, Visa menemukan bahwa wisatawan dari Asia Pasifik lebih sedikit tinggal di sebuah destinasi dibandingkan wisatawan dari regional lain. Rata-rata jumlah hari menginap wisatawan Asia Pasifik adalah delapan hari. Hanya sekitar 35 persen wisatawan dari Asia Pasifik yang tinggal di sebuah destinasi lebih dari tujuh malam. Namun, angka itu masih di bawah rata-rata dunia yang mencapai 48 persen.

Wisatawan dari Asia Pasifik juga menjadi yang teratas di dunia dalam hal melakukan perjalanan singkat, dengan 32 persen menginap tiga hingga empat malam di sebuah destinasi, dan 11 persen menginap hanya satu atau dua malam. Menurut Visa, artinya wisatawan dari Asia Pasifik hanya melakukan perjalanan yang tidak begitu jauh dari negaranya maupun tempat tinggalnya.

Akan tetapi, tren tersebut ternyata sedang populer di dunia global. Hasil penelitian dari Visa tersebut juga menunjukkan terjadinya penurunan jumlah penerbangan jarak jauh (lebih dari sembilan jam), dan lebih memilih untuk bepergian dengan penerbangan jarak pendek yang hanya empat jam atau kurang.

Sekitar 23 persen responden menyatakan bahwa mereka menggunakan penerbangan jarak jauh dalam perjalanan wisata baru-baru ini. Angka tersebut turun 6 persen dari tahun 2013 yang mencapai angka 29 persen. Sementara itu, jumlah responden yang menggunakan penerbangan jarak menengah meningkat dari 43 persen menjadi 46 persen. Secara rata-rata, wisatawan global menghabiskan tujuh jam perjalanan menuju destinasi wisata akhir-akhir ini.

Kemudian, 64 persen wisatawan yang menjadi responden survei ini lebih memilih kelas ekonomi di pesawat full service, sedangkan pesawat LCC hanya 20 persen digunakan dari seluruh jumlah perjalanan wisata.

Selain itu, menginap dalam jangka waktu lebih dari tujuh malam sangat populer di kalangan wisatawan kaya (54 persen), sedangkan masa tinggal yang hanya 1-2 malam populer di kalangan orang-orang yang baru pertama kali berwisata, yakni hanya 11 persen.

Dalam hal akomodasi, di Asia Pasifik, hotel dan resor (82 persen) merupakan pilihan yang populer di kalangan turis, diikuti oleh hostel/guest house/hotel bujet dengan 18 persen, sedangkan menginap di rumah saudara atau teman berada di posisi ketiga dengan 12 persen.

Sementara itu, di destinasi tujuan, wisatawan dari Asia Pasifik lebih memilih untuk berbelanja (68 persen), termasuk 26 persen yang belanja barang mewah. Aktivitas populer lain yang dilakukan di destinasi tujuan adalah mengunjungi daerah-daerah unik (62 persen) dan makan malam di restoran terkenal (50 persen). (Baca juga: Memikat Turis Malaysia Dengan Wisata Halal)

Penulis: Harry Purnama