Wisata Baru di Paris Van Java Bandung

Wednesday, 11 March 20 Bonita Ningsih

Gunakan 13 Proyektor Laser

Dalam pelaksanaannya, instalasi seni digital ini tidak akan tercipta tanpa bantuan Epson Indonesia. Di sini, Epson Indonesia menggunakan 13 proyektor laser dengan tingkat kecerahan 9.000-12.000 lumens.

Bobby mengatakan, kolaborasi ini tercipta lantaran Epson Indonesia memiliki citra baik dalam segi kualitas maupun penjualan. Oleh karenanya, diharapkan kolaborasi ini dapat tercipta di beberapa kota lainnya.

"Sebelumnya memang sudah pernah melakukan kerja sama dengan Epson Indonesia. Kami percayakan teknologi ini kepada mereka karena kami tahu kualitas gambar yang dihasilkan Epson sangat baik," ujar Bobby.

M. Noval, Product Marketing Visual Instrument Epson Indonesia, mengungkapkan, 13 proyektor yang digunakan dibagi ke dalam dua bagian, yakni 5 proyektor diletakkan untuk menembak gambar ke arah lantai dan 8 proyektor untuk menembak ke arah layar instalasi.

"Dengan lebar setiap area instalasi 10 meter, kita mampu meng-cover dengan dua proyektor menggunakan lensa ultrashort throw," ungkap Noval.

Adi Panuntun, CEO Sembilan Matahari, mengungkapkan, kemajuan teknologi bukan lagi menjadi hal yang menakutkan karena mampu menghasilkan sebuah karya yang baik, menciptakan sebuah kreasi yang inovatif sehingga perkembangan teknologi ini perlu dikawal dan didukung dengan baik.

"Ini yang menjadi inspirasi kami untuk menghadirkan sebuah kreasi yang mengarah pada kebaruan. Saat ini, Kala.Kini.Nanti menjadi produk ritel pertama di Sembilan Matahari yang mengusung nilai kebaruan," ucap Adi.

Kala.Kini.Nanti berlokasi di lantai RL Paris Van Java, Kota Bandung, dengan jam operasional dari pukul 12.00-21.30 WIB di hari Senin hingga Kamis, dan pukul 10.00 hingga 21.30 di hari Jumat hingga Minggu.

Tiket masuknya adalah Rp30.000 untuk dewasa dan Rp20.000 untuk anak-anak pada hari Senin hingga Kamis, sementara untuk akhir pekan dikenakan biaya Rp30.000 untuk anak-anak di atas 2 tahun dan Rp40.000 untuk dewasa.

Halaman : 12