BerandaEventASPERAPI Ingin Trial and Error Pameran

ASPERAPI Ingin Trial and Error Pameran

Published on

spot_img

Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) masih menunggu kabar baik dari pemerintah untuk segera membuka kembali kegiatan pameran. Selama masa penantian, ASPERAPI telah mempersiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang di dalamnya terdapat protokol-protokol terkait penyelenggaraan pameran di era new normal.

“Sejak awal kami sudah sering melakukan diskusi dan FGD baik secara online maupun offline. Sudah banyak sekali bahan-bahan di kepala terkait protokol ini hingga pada akhirnya protokol kesehatan ini sudah ke tahap final,” ujar Hosea Andreas Runkat, Ketua Umum DPP ASPERAPI.

BACA JUGA:  Pameran Online Akan Menjadi Tren Baru Pasca-COVID-19

Permasalahan baru muncul ketika pemerintah masih belum memercayakan kegiatan pameran digelar di masa transisi ini. Padahal, saat ini, ASPERAPI telah menyiapkan protokol kesehatan secara lengkap mengenai aturan-aturan selama pameran. Dalam membuat protokol kesehatan ini, ASPERAPI mengacu pada panduan yang dikeluarkan oleh lembaga terkait, baik dari nasional maupun internasional.

“Dasar pertimbangan kami membuat protokol ini berasal dari WHO, ICCA, serta UFI. Untuk yang nasionalnya mengacu kepada Kementerian Kesehatan dan juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kebetulan, sebentar lagi Kemenparekraf akan mengeluarkan aturannya dan akan kita coba komunikasikan,” jelas Andi Mohan, Wakil Ketua Umum DPP ASPERAPI.

BACA JUGA:  Singapura Adakan B2B Table Top di Enam Kota

Melalui protokol kesehatan yang baru diresmikan ASPERAPI, Andre berharap agar pemerintah memercayakan pihaknya untuk menyelenggarakan pameran secara konvensional. Pasalnya, selama pandemi, banyak kegiatan dilakukan secara daring sehingga pelaku pameran yang hanya mengandalkan pertemuan fisik belum mendapatkan porsi bisnis.

“Industri ini banyak sekali turunannya sehingga dampak ekonomi yang terjadi juga luar biasa besar. Bukan hanya dari yang kalangan atas, tetapi yang kalangan bawah juga kena dampaknya,” ungkap Andre lagi.

BACA JUGA:  Indonesia EBTKE ConEx 2023 Buka Peluang Investasi di Sektor Energi Terbarukan

Oleh karenanya, ia meminta pemerintah memberikan izin bagi pelaku pameran untuk melakukan trial dan error dalam berpameran konvensional. Dari sini, dapat dilihat dampak apa saja yang akan terjadi saat pembukaan pameran di era new normal.

“Kita selalu diskusi saja terkait protokol kesehatan, tetapi tidak ada pergerakannya. Langkah ini juga sebagai trial dan error event-event kami. Kalau tidak dicoba, kita tidak akan tahu apakah protokol tersebut dapat berjalan atau tidak,” keluh Andre.

Petualangan Satwa Lintas Benua di Batu Secret Zoo

Batu, Venuemagza.com -- Kawasan Jatim Park 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, menjadi rumah...

Jatim Park Group Tambah Dua Hotel Anyar di Kota Batu

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group resmi meluncurkan dua hotel baru sekaligus, yaitu 1979...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...

Jatim Park Group Bangun Kompleks Sport Center dan MICE Berkapasitas 4.000 Orang

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group siap memperluas imperium bisnis pariwisatanya dengan membangun sebuah...

Petualangan Satwa Lintas Benua di Batu Secret Zoo

Batu, Venuemagza.com -- Kawasan Jatim Park 2, Kota Wisata Batu, Jawa Timur, menjadi rumah...

Jatim Park Group Tambah Dua Hotel Anyar di Kota Batu

Batu, Venuemagz.com -- Jatim Park Group resmi meluncurkan dua hotel baru sekaligus, yaitu 1979...

Art Jakarta 2026 Hadirkan Instalasi Seni dari Limbah Kabel hingga Batik Iwan Tirta

Jakarta, Venuemagz.com - Pekan seni rupa di Indonesia, Art Jakarta, siap digelar pada 2-4...