BerandaEventEvent Lari Dongkrak Perekonomian Daerah

Event Lari Dongkrak Perekonomian Daerah

Published on

spot_img
spot_img

Kehadiran event lari tak hanya sebatas untuk kesehatan, tetapi juga untuk hiburan. Melalui hiburan tersebut, event lari memberikan keuntungan lebih bagi pariwisata Indonesia karena telah melibatkan banyak pelaku industri pariwisata di dalamnya.

Biasa disebut sebagai sport tourism, event lari dapat mengombinasikan antara olahraga dengan pariwisata. Memiliki tempat penyelenggaraan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia membuat event lari ini sebagai salah satu cara promosi pariwisata terbaik bagi seluruh kepala daerah.

Bahkan, menurut Andreas Kansil, Founder & Executive Director Pandara Sports, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sangat mendukung keberadaan event lari di Indonesia karena dapat mendongkrak perekonomian negara.

“Kemenparekraf ini sudah menggaungkan sport tourism dari beberapa tahun yang lalu karena sangat jelas bahwa sport tourism ini dapat memberikan impact yang baik bagi negara atau suatu daerah tertentu,” kata Andreas.

BACA JUGA:  Pocari Sweat Run Lombok 2025 Hadirkan 9.000 Pelari dari Seluruh Indonesia

Dikenal sebagai pelaksana event lari di Indonesia, Andreas merasakan banyak keuntungan yang didapat oleh pelaku industri pariwisata saat pihaknya menggelar sebuah kegiatan lari di suatu daerah. Ia mencontohkan, saat membuat event Borobudur Marathon di Magelang, Jawa Tengah, banyak pelaku pariwisata di daerah tersebut yang terbantu bisnisnya selama acara digelar.

“Waktu tahun lalu itu, ada lebih dari 10.000 peserta yang mengikuti Borobudur Marathon. Dengan begitu, artinya kita bisa membawa 10.000 orang lebih untuk datang ke Magelang, dan itu sangat membantu perekonomian daerah di sana. Begitu juga saat kita membuat acara di Jakarta, Bali, dan daerah lainnya,” jelasnya lagi.

Bahkan, menurutnya, jumlah orang yang datang ke daerah tersebut akan jauh lebih banyak lantaran setiap peserta event lari tidak akan datang sendirian. Menurutnya, banyak di antara mereka yang mengajak keluarga, teman, atau pasangannya untuk ikut serta menemani saat acara tersebut berlangsung.

BACA JUGA:  Perdana, Ascott Indonesia Hadirkan Acara Lari Menggunakan Piyama

“Biasanya jumlah orang yang datang itu bisa tiga kali lipat dari peserta yang terdaftar karena mereka datang bersama orang terdekatnya. Waktu tahun lalu itu, kurang lebih ada sekitar 30.000 orang yang datang ke Magelang untuk mengikuti atau sekadar menyaksikan Borobudur Marathon,” ujarnya lagi.

Tak hanya sekadar mengikuti pertandingan lari, mereka yang datang juga akan melakukan aktivitas lain yang berhubungan dengan pariwisata. Beberapa di antaranya ialah menyewa kamar hotel untuk penginapan, melakukan perjalanan wisata, menggunakan transportasi di daerah tersebut, mencicipi makanan khas daerah sana, serta aktivitas lainnya.

BACA JUGA:  Kesuksesan Tokyo Marathon Mau Direplikasi di Indonesia

“Mereka itu tidak hanya sebatas melakukan pendaftaran lari, tetapi pasti banyak melakukan aktivitas di daerah tersebut. Kalau sudah seperti itu, dipastikan ekonomi daerah memiliki impact yang sangat besar dengan kehadiran sport event ini,” ucapnya.

Namun, di tengah pandemi COVID-19, banyak kegiatan sport event yang terkendala lantaran melibatkan banyak orang di dalamnya. Tak hanya dari dalam negeri, pada umumnya sport event juga melibatkan masyarakat dari negara lain sehingga sudah dipastikan acara tersebut mengalami pembatalan atau penundaan.

“Saya mendapatkan informasi banyak event maraton di luar negeri yang di-cancel karena pandemi COVID-19, salah satunya itu Gold Coast di Australia. Kalau begitu, sudah dipastikan negara tersebut akan kehilangan pemasukan yang cukup besar atas pembatalan event larinya,” ungkapnya lagi.

spot_img

Food & Hospitality Indonesia 2026 Perkuat Daya Saing Industri F&B dan Hospitality Nasional

Jakarta, Venuemagz.com – Industri makanan, minuman, dan hospitality Indonesia memasuki fase pertumbuhan baru yang didorong oleh meningkatnya...

Tinta Asli Epson: Rahasia Hasil Cetak Tajam, Printer Awet, dan Bebas Masalah

Masih tergoda menggunakan tinta murah yang belum jelas keasliannya? Banyak pengguna printer baru menyadari...

Kembali Digelar, Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dengan Banyak Musisi

Solo, Venuemagz.com - Dyandra Promosindo kembali menghadirkan festival musik Projek-D pada 5 September 2026...

House of Tugu Old Town Jakarta Hadirkan Speakeasy Bar De Tiger

Jakarta, Venuemagz.com — Batavia Lama kembali bersinar. De Tiger, sebuah Far East Speakeasy Bar...

Dari Lari ke Hyrox, Sport Event Jadi Mesin Bisnis Baru Industri MICE

Jakarta, Venuemagz.com - NICE PIK 2 akan menjadi saksi debut salah satu fenomena olahraga...

Geopark Run Series 2026–2027 Hadir di Empat Geopark Unggulan Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com - Penyelenggaraan Geopark Run Series 2026–2027 resmi diluncurkan di Jakarta. Acara yang...

Golden Rama Catat Pertumbuhan 50 Persen Produk Sports Holiday Selama 2025

Jakarta, Venuemagz.com - Trend sport tourism tengah berkembang beberapa tahun belakangan ini dan diprediksi...