BerandaEventIPOS Vol.9 Bahas Isu Berkelanjutan di Industri Event dan Pariwisata

IPOS Vol.9 Bahas Isu Berkelanjutan di Industri Event dan Pariwisata

Published on

spot_img

Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) bersama Indonesia Professional Organizer Society (IPOS) kembali menyelenggarakan IPOS Summit untuk ke-sembilan kalinya. Acara bertajuk IPOS Vol.9 Green Gathering 2024 ini digelar pada tanggal 6-8 Mei 2024 di Discovery Hotel & Convention, Ancol, Jakarta.

Secara keseluruhan, IPOS Vol.9, mengusung tema Green Gathering: Beyond Borders, Beyond Event dengan lima agenda di dalamnya. Hari pertama IPOS Vol.9 menghadirkan Smart Forum, Industry Check-Up, hingga Destination Update. Lalu hari kedua diselenggarakan agenda Table-top. Sedangkan agenda di hari terakhir berisikan Table-top, 360° networking, Halal bihalal sekaligus Awards Dinner.

“Kami melihat isu keberlanjutan tengah menjadi trend saat ini sehingga dijadikan sebagai tema acara di tahun ini. Pengambilan tema ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap para stakeholder dalam menyuguhkan pembahasan yang sedang naik daun,” kata Harry Dwi Nugraha, Pendiri IPOS saat IPOS Vol.9 Green Gathering di Jakarta pada 6 Mei 2024.

BACA JUGA:  Gandeng Taman Nasional, Indofest 2023 Ajak Gen Z Wisata Alam di Indonesia

Masruroh selaku Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Usaha Kemenparekraf mengatakan bahwa isu berkelanjutan memang menjadi trend di kalangan industri pariwisata dunia. Oleh sebabnya, pemerintah Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam mengatasi isu tersebut dengan melakukan sejumlah upaya di dalamnya.

“Saat ini, pariwisata Indonesia sudah beralih dari yang sebelumnya mengedepankan kuantitas menjadi kualitas. Ini menjadi salah satu upaya kami untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” ucap Iyung begitu sapaan akrab Masruroh. 

Selain pariwisata, event yang berkelanjutan juga tengah menjadi perhatian khusus bagi Kemenparekraf. Pasalnya, event yang mengusung berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan, ekonomi, sosial, hingga budaya. 

“Bagaimana masyarakat sekitar bisa merasakan efeknya dengan event berkelanjutan ini. Mereka bisa mendapatkan pemasukan dan PDB juga meningkat tanpa merusak lingkungan,” Iyung menambahkan.

BACA JUGA:  Mendefinisikan Ulang Industri MICE di IT&CM Asia dan CTW Asia Pasifik 2024

Ketua Umum DPP IVENDO, Mulkan Kamaludin, mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong pelaku industri event Indonesia untuk mendukung program berkelanjutan ini. Salah satu langkah yang saat ini tengah dilakukan IVENDO adalah dengan memperkenalkan program “Green Organizer” atau EO Hijau.

EO Hijau adalah label pengakuan bersertifikasi yang dikeluarkan IVENDO bagi perusahaan penyelenggara kegiatan (event) di Indonesia. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, perusahaan harus secara konsisten menerapkan penyelenggaraan event-event berorientasi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selama tiga hari penyelenggaraan, IPOS Vol.9 Green Gathering 2024 mempertemukan 76 buyers dan 43 sellers untuk mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam meningkatkan industri pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Buyers yang hadir berasal dari penyelenggara event hingga travel agent lalu sellers dari industri hospitality, destinasi, dan event support lainnya.

BACA JUGA:  Accor Live Limitless Hadirkan Panggung di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2023 

“Tahun ini yang berpartisipasi lebih banyak dari sebelumnya. Buyers kita naik cukup banyak dari sebelumnya 68 sekarang 76. Ini karena industri yang ikut lebih banyak seperti travel agent bisa mencapai 25 persen dari jumlah keseluruhan,” ujar Harry.

Ke depannya, ia berharap IPOS dapat menghadirkan lebih banyak pelaku event tanah air agar dapat berbagi ilmu dan menjalin networking. Harry juga berharap IPOS bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk mendatangkan buyers internasional.

“Tidak perlu bantu uang, cukup bantu datangkan potential buyers internasional minimal dari ASEAN. Provide mereka dengan penginapan dan juga makan selama acara IPOS berlangsung,” Harry menambahkan.

spot_img
spot_img

Megabuild, Keramika, dan Megaproperty 2026, Tiga Ekosistem Industri Satu Expo

Jakarta, Venuemagz.com -  Ribuan profesional memadati lantai pameran konstruksi di NICE PIK 2 sejak...

Bali Menjadi Tuan Rumah Asian Open Water Swimming Championship 2026

Jakarta, Venuemagz.com -- Untuk pertama kalinya Indonesia akan menjadi tuan rumah pelaksanaan lomba renang...

Satu Dekade INDOFEST: Gen Z Bawa Harapan Baru Wisata Petualangan

Jakarta, Venuemagz.com – Indonesia Outdoor Festival (INDOFEST) 2026 kembali hadir sebagai pameran perlengkapan kegiatan...

ArtMoments Jakarta 2026: Panggung Lintas Budaya yang Membawa Seni Lokal ke Kancah Global

Jakarta, Venuemagz.com - ArtMoments Jakarta resmi dibuka pada tanggal 4 dan berakhir 7 Juni...

IPOS Siapkan Platform B2B Digital, Transaksi Akan Berlangsung Setiap Hari

Jakarta, Venuemagz.com -- Harry Dwi Nugraha, Pendiri IPOS (Indonesia Professional Organizer Society), mengungkapkan rencana...

Satu Dekade IPOS: Dari Forum Kecil ke Simpul Strategis Industri Event Indonesia

Jakarta, Venuemagz.com — Di tengah dinamika industri event dan MICE yang terus bergerak, Indonesia...

BABYMONSTER Gelar Konser Perdana di Indonesia, Ini Harga Tiketnya

Girl Group asal Korea Selatan, BabyMonster, telah mengumumkan tur dunia pertamanya di awal tahun...