IPOS Vol.9 Bahas Isu Berkelanjutan di Industri Event dan Pariwisata

Monday, 06 May 24 Bonita Ningsih

Dewan Industri Event Indonesia (IVENDO) bersama Indonesia Professional Organizer Society (IPOS) kembali menyelenggarakan IPOS Summit untuk ke-sembilan kalinya. Acara bertajuk IPOS Vol.9 Green Gathering 2024 ini digelar pada tanggal 6-8 Mei 2024 di Discovery Hotel & Convention, Ancol, Jakarta.

Secara keseluruhan, IPOS Vol.9, mengusung tema Green Gathering: Beyond Borders, Beyond Event dengan lima agenda di dalamnya. Hari pertama IPOS Vol.9 menghadirkan Smart Forum, Industry Check-Up, hingga Destination Update. Lalu hari kedua diselenggarakan agenda Table-top. Sedangkan agenda di hari terakhir berisikan Table-top, 360° networking, Halal bihalal sekaligus Awards Dinner.

“Kami melihat isu keberlanjutan tengah menjadi trend saat ini sehingga dijadikan sebagai tema acara di tahun ini. Pengambilan tema ini juga sebagai bentuk tanggung jawab kami terhadap para stakeholder dalam menyuguhkan pembahasan yang sedang naik daun,” kata Harry Dwi Nugraha, Pendiri IPOS saat IPOS Vol.9 Green Gathering di Jakarta pada 6 Mei 2024.

BACA JUGA:   Digelar ke-32 Kali, Pameran Pendidikan IIETE Hadirkan Ratusan Peserta 

Masruroh selaku Staf Ahli Menteri Bidang Pengembangan Usaha Kemenparekraf mengatakan bahwa isu berkelanjutan memang menjadi trend di kalangan industri pariwisata dunia. Oleh sebabnya, pemerintah Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam mengatasi isu tersebut dengan melakukan sejumlah upaya di dalamnya.

“Saat ini, pariwisata Indonesia sudah beralih dari yang sebelumnya mengedepankan kuantitas menjadi kualitas. Ini menjadi salah satu upaya kami untuk mendukung pariwisata yang berkelanjutan,” ucap Iyung begitu sapaan akrab Masruroh. 

Selain pariwisata, event yang berkelanjutan juga tengah menjadi perhatian khusus bagi Kemenparekraf. Pasalnya, event yang mengusung berkelanjutan akan memberikan dampak positif bagi lingkungan, ekonomi, sosial, hingga budaya. 

“Bagaimana masyarakat sekitar bisa merasakan efeknya dengan event berkelanjutan ini. Mereka bisa mendapatkan pemasukan dan PDB juga meningkat tanpa merusak lingkungan,” Iyung menambahkan.

BACA JUGA:   Sejumlah Strategi Dijalankan Indonesia untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

Ketua Umum DPP IVENDO, Mulkan Kamaludin, mengatakan bahwa pihaknya akan mendorong pelaku industri event Indonesia untuk mendukung program berkelanjutan ini. Salah satu langkah yang saat ini tengah dilakukan IVENDO adalah dengan memperkenalkan program “Green Organizer” atau EO Hijau.

EO Hijau adalah label pengakuan bersertifikasi yang dikeluarkan IVENDO bagi perusahaan penyelenggara kegiatan (event) di Indonesia. Untuk mendapatkan sertifikasi tersebut, perusahaan harus secara konsisten menerapkan penyelenggaraan event-event berorientasi ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Selama tiga hari penyelenggaraan, IPOS Vol.9 Green Gathering 2024 mempertemukan 76 buyers dan 43 sellers untuk mendukung program Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam meningkatkan industri pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Buyers yang hadir berasal dari penyelenggara event hingga travel agent lalu sellers dari industri hospitality, destinasi, dan event support lainnya.

BACA JUGA:   Seminar Nasional Riset Terapan Administrasi Bisnis dan MICE Hadirkan 182 Partisipan

“Tahun ini yang berpartisipasi lebih banyak dari sebelumnya. Buyers kita naik cukup banyak dari sebelumnya 68 sekarang 76. Ini karena industri yang ikut lebih banyak seperti travel agent bisa mencapai 25 persen dari jumlah keseluruhan,” ujar Harry.

Ke depannya, ia berharap IPOS dapat menghadirkan lebih banyak pelaku event tanah air agar dapat berbagi ilmu dan menjalin networking. Harry juga berharap IPOS bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk mendatangkan buyers internasional.

“Tidak perlu bantu uang, cukup bantu datangkan potential buyers internasional minimal dari ASEAN. Provide mereka dengan penginapan dan juga makan selama acara IPOS berlangsung,” Harry menambahkan.