Java Jazz Festival Kolaborasi dengan Pemerintah

Thursday, 27 February 20 Bonita Ningsih
Java Jazz Festival

Batalnya salah satu musisi internasional di Java Jazz Festival 2020, menurut Dewi, bukan menjadi sebuah kendala besar bagi pihak penyelenggara. Pasalnya, jumlah musisi internasional yang bergabung di tahun ini sudah mencapai 250 orang, yang tersebar di 36 grup musisi.

“Penonton dari luar negeri juga ada beberapa yang membatalkan, tetapi itu memang harus dimaklumi. Mereka yang batal itu karena posisinya di China, jadi tidak ada akses untuk keluar saat ini,” ujar Dewi menambahkan.  

Tidak hanya Kemenparekraf, tahun ini Dewi juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui kampanye +Jakarta. Kampanye ini sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menjalin hubungan dengan berbagai industri dalam meningkatkan perekonomian daerah.

Dewi menambahkan, di tahun ini pihaknya kembali bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Greeners untuk mempromosikan kampanye “Less Waste”. Kerja sama yang memasuki tahun ke-11 ini juga sebagai langkah untuk mempromosikan taman nasional yang berada di Indonesia.

“Acara ini harus menjadi acara yang dapat menghibur semua orang dari segala usia dan latar belakang. Menjadi tempat berkumpul bersama untuk menikmati musik, game, makanan, serta minuman. Sudah ada 44 tenant food and beverage yang akan hadir di acara ini, jangan sampai ketinggalan,” ujarnya.

Acara yang menggandeng BNI sebagai Bank Partner ini dapat dinikmati mulai dari harga Rp250.000 hingga Rp1.875.000. Pembelian tiket dapat dibeli langsung melalui website resmi www.javajazzfestival.com dan dapatkan promosi menarik jika membeli menggunakan kartu debit dan kartu kredit BNI.

Halaman : 12