Kolaborasi Antar Kementerian Untuk Siapkan Labuan Bajo Sebagai Venue Side Event G20

Wednesday, 12 January 22 Bonita Ningsih

Pemerintah akan menjadikan Labuan Bajo sebagai salah satu venue side event dari penyelenggaraan G20. Untuk menyambut acara tersebut, Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) akan bersinergi dengan Kementerian Sekretariat Negara serta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina, mengatakan bahwa BPOLBF telah siap berkolaborasi dan berpartisipasi aktif dalam menyambut event G20. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan Pemkab Manggarai Barat bersama unsur pentahelix lainnya untuk menyukseskan acara tersebut.

“Penyelenggaraan event G20 ini adalah cita-cita yang kita harapkan bersama dan juga yang diharapkan semua pihak di Labuan Bajo. Makanya, kami semua sangat mendukung kegiatan ini,” ujar Shana.

BACA JUGA:   Pemerintah Akan Hadirkan Badan Layanan Umum Pariwisata Borobudur

Kepala Biro Humas Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), Eddy Cahyono, menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk menggali potensi dari masing-masing Kementerian/Lembaga. Harapannya agar manfaat dan pesan kunci dari penyelenggaraan G20 ini bisa diketahui oleh semua lapisan masyarakat.

“Sehingga nantinya euforia menyongsong hajatan akbar ini bisa mendorong semangat kolaborasi dan partisipasi semua pihak,” Eddy menambahkan.

Selain itu, kolaborasi K/L ini juga sebagai bentuk publikasi masif kepada seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengetahui pentingnya penyelenggaraan ini. Harapan lainnya adalah agar persiapan venue G20 dapat semakin menggema di tengah masyarakat.

“Slogan utama G20 adalah Recover Together, Recover Stronger atau Pulih Bersama. Ini mau menunjukkan bahwa melalui G20 kita bisa bangkit kembali, terutama pascpandemi. Agar tujuan utama ini bisa diketahui masyarakat, maka diperlukan publikasi masif di dalamnya,” jelas Eddy.

BACA JUGA:   PSBB Jakarta Diperketat, Pelaku Hotel Diminta Atur Strategi

Sementara itu, Koordinator Audio Visual dan Media Sosial Indonesia Baik dan GPR TV Kementerian Kominfo, Dimas Aditya Nugraha, mengatakan bahwa peluang kerja sama yang akan dilakukan pihaknya adalah dengan memberikan informasi melalui media sosial dan TV. Pihaknya siap berkolaborasi dalam mendukung pemberitaan dan promosi kegiatan KTT G20.

Tak hanya K/L, Shana, juga menyampaikan bahwa masyarakat Labuan Bajo-Flores siap terlibat dalam event G-20. Keterlibatan masyarakat setempat berupa penyediaan suvenir yang dihasilkan dari para UMKM lokal Labuan Bajo-Flores. Dengan begitu, penyelenggaraan G20 dapat menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya untuk masyarakat Labuan Bajo-Flores sehingga dapat membangkitkan perekonomian Indonesia.

BACA JUGA:   Atraksi Seni Budaya di Kaldera Toba Nomadic Escape Bantu Tingkatkan Pariwisata Daerah

“Kami juga akan menawarkan peta perjalanan wisata yang harapannya dapat menarik para delegasi maupun para wisatawan untuk menjelajahi keindahan Labuan Bajo-Flores. Tidak hanya Taman Nasional Komodo yang sudah cukup dikenal, Labuan Bajo-Flores juga memiliki banyak alternatif destinasi di dalamnya,” kata Shana.