Memasuki 21 Tahun Penyelenggaraan, IFRA Hadir di Tempat Baru

Tuesday, 15 August 23 Bonita Ningsih

Bisnis waralaba (franchise) masih menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan dan memiliki banyak peminat. Hal ini terbukti dengan adanya laporan dari Franchising Economic Outlook tahun 2023 bahwa output bisnis franchise untuk aktivitas ekonomi secara total akan meningkat sebesar 4,2 persen menjadi menjadi U$860,1 miliar pada tahun 2023 yang sebelumnya U$825,4 miliar pada 2022. 

Dalam laporan tersebut juga menyebutkan bahwa diperkirakan bisnis franchise akan menambahkan sekitar 254.000 lapangan kerja pada tahun 2023 atau tumbuh hingga 3 persen dari tahun sebelumnya. Dengan pertumbuhan tersebut, diprediksi akan ada 8,7 juta lapangan kerja dari industri waralaba sehingga dapat meningkatkan kemandirian ekonomi.

Melihat pertumbuhan tersebut, International Franchise, License and Business Concept Expo and Conference (IFRA) akan kembali digelar pada 25-27 Agustus 2023 di Hall 5 Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang. Acara persembahan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) bersama Dyandra Promosindo ini juga akan digelar secara hybrid melalui ifra-indonesia.com mulai tanggal 25 Agustus 2023 hingga 25 September 2023.

BACA JUGA:   ASTINDO Gelar Dubai Virtual Travel Mart Jelang Expo 2020

“Tahun ini IFRA sudah memasuki penyelenggaraan ke-21 dan untuk pertama kalinya hadir di ICE BSD karena JCC (Jakarta Convention Center) sedang direnovasi. Saya yakin semua sudah kenal dengan ICE, sebagai salah satu gedung yang megah dengan akses transportasi yang mudah,” ungkap Direktur Utama Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, saat Press Conference Pre-Event IFRA 2023 di Jakarta pada 15 Agustus 2023.

Selama puluhan tahun digelar, IFRA, berhasil menunjukkan konsistensinya dan membuktikan komitmen terbaiknya dalam menyediakan platform bagi pengusaha yang ingin berkembang serta berinovasi. Hal tersebut juga dituangkan dalam tema “Business Ideas to Inspire You”, yang bertujuan untuk memberikan inspirasi dan ide bisnis inovatif bagi semua peserta. 

BACA JUGA:   Food, Hotel & Tourism Bali 2024 Mengangkat Isu Berkelanjutan

“Bahkan, saat pandemi pun kami masih menghadirkan IFRA dalam bentuk virtual. Pada akhirnya di 2022 kami coba secara hybrid hingga saat ini. Pokoknya, kami akan selalu menunjukkan komitmen dan eksistensinya sebagai pameran waralaba dan lisensi yang digelar setiap tahunnya,” ujar Mega Khoriani, Project Manager IFRA Business Expo 2023, pada kesempatan yang sama.

Anang Sukandar, Ketua Asosiasi Franchise Indonesia (AFI), menambahkan bahwa IFRA merupakan sebuah platform yang tepat bagi business-minded visitors yang ingin memulai peruntungannya di industri ini. Di sini, pengunjung dapat membangun peluang, memulai usaha baru, hingga memperluas jangkauan bisnisnya bersama para peserta yang berpartisipasi dalam IFRA 2023. 

“Kami menyadari, IFRA, bukan hanya sekadar pameran franchise, tetapi juga untuk membuka peluang bisnis yang lebih besar. IFRA menjadi wadah terbaik bagi sebuah ide-ide bisnis menjadi sebuah kenyataan,” Anang menambahkan.

BACA JUGA:   Sustainable Event Menjadi Tren MICE Global Pada Tahun Depan

IFRA 2023 akan menghadirkan lebih dari 275 peserta pameran dari 375 brand terkemuka serta melibatkan lebih dari 35 jenis bisnis di dalamnya. Pameran ini terbuka untuk umum dengan target pengunjung berasal dari mahasiswa, karyawan, ibu rumah tangga, calon pensiunan, dan semua orang yang mencari peluang investasi menjanjikan.

Para pengunjung dapat hadir dengan membeli tiket senilai Rp60.000 per orang melalui website ifra-indonesia.com. Pembelian tiket juga dapat dilakukan di lokasi pameran yaitu di Hall 5 ICE BSD selama acara berlangsung. Informasi lainnya mengenai IFRA 2023 dapat mengunjungi situs resminya atau melalui akun instagram @ifra_expo.