Pesona Soto Nusantara Hadirkan Serangkaian Kegiatan Selama Tiga Hari

Thursday, 23 November 23 Bonita Ningsih

Acara Pesona Soto Nusantara garapan mahasiswa Podomoro University tengah digelar pada 22 hingga 24 November 2023 di Podomoro University, APL Tower, Lantai 5, Jakarta Barat. Acara ini dijadikan sebagai model pembelajaran bagi mahasiswa semester 5 Program Studi Bisnis Perhotelan yang mengikuti mata kuliah MICE Management di Podomoro University. 

Sejak tahun 2016, Podomoro University, menyelenggarakan serial Pesona Nusantara dengan tema berbeda-beda, namun tetap mengangkat budaya Indonesia. Pesona Soto Nusantara menjadi acara ke-7 yang digelar oleh mahasiswa dengan tujuan untuk memperkenalkan berbagai jenis soto yang ada di wilayah Indonesia kepada masyarakat luas. 

Di tahun pertamanya, Podomoro University, membuat Pesona Manis Nusantara kemudian disusul dengan Pesona Pedas Nusantara pada tahun 2017. Lalu, ada Pesona Rendang Nusantara 2018, Pesona Minuman Fermentasi Nusantara 2019, Pesona Bedulang Belitong Nusantara 2020, dan Pesona Kopi Nusantara 2022.

“Podomoro University memiliki visi misi untuk berbudaya Indonesia sehingga kita membuat sebuah event yang bisa mengangkat budaya tersebut. Setiap tahunnya, tema yang diangkat berbeda-beda dan semuanya ditentukan oleh mahasiswa kami sendiri,”  kata Santi Palupi, Dosen Pengampu Mata Kuliah MICE Management Podomoro University dalam acara Pesona Soto Nusantara di Jakarta pada 22 November 2023.

BACA JUGA:   Memasuki 21 Tahun Penyelenggaraan, IFRA Hadir di Tempat Baru

Ketua Pelaksana Pesona Soto Nusantara 2023, Joveenka Chrysandy, mengatakan bahwa tema yang dipilih tahun ini adalah “Pesona Soto Nusantara Taste The Legacy, Share the Story”. Acara yang digodok selama empat bulan ini, diharapkan dapat menjadi wadah informasi dan promosi keanekaragaman kuliner Indonesia, khususnya soto.

Dengan demikian, Pesona Soto Nusantara, menghadirkan serangkaian kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait soto. Pesona Soto Nusantara diisi dengan berbagai workshop dan talkshow. 

Rangkaian talkshow yang dihadirkan dapat mengedukasi para pengunjung terkait kuliner soto di Indonesia. Beberapa talkshow yang dihadirkan membahas Soto Mapping yang dibawakan langsung oleh Harry Nazaruddin. Lalu, talkshow with Soto Ludi, talkshow with Santhi Serad bertajuk Soto Journey, hingga talkshow with Chef Ivan Leonard Mangundap membahas Taste of Indonesia.

“Sudah tiga kali saya berpartisipasi dalam kegiatan Pesona Nusantara dan saya senang tahun ini membahas tentang soto. Saya menilai soto ini patut diangkat dalam acara ini karena soto merupakan comfort food untuk masyarakat Indonesia,” ucap Santhi Serad, Culinary Expert.

BACA JUGA:   Floriculture Indonesia International Convex Hadir Perdana Pada Oktober 2022

Sorotan utama lainnya yang juga hadir dalam acara ini adalah cooking demo bersama pakar kuliner. Beberapa di antaranya adalah cooking demo dengan Chef Kong membuat Sroto Klamud, cooking demo dengan Chef Kenrick Gunawan, cooking demo soto lombok dengan Dr. Dea Wibowo. 

Dalam demonya, ahli kuliner membagikan rahasianya dalam memasak semangkuk soto lezat yang dapat dinikmati oleh banyak orang. Mereka juga akan berbagi cerita unik tentang kekayaan kuliner Nusantara dan pengalamannya dalam menciptakan cita rasa masakan khas Indonesia ke kancah internasional.

“Pesona Soto Nusantara merupakan suatu kesempatan untuk menghidupkan kembali rasa cinta kita pada kuliner Indonesia. Melalui soto, kita dapat merasakan dan merayakan keberagaman, serta menghargai warisan nenek moyang kita,” ungkap Santhi.

BACA JUGA:   Promosi Bali Melalui Nusa Dua Fiesta 2015

Joveenka juga menambahkan bahwa acara ini juga dilengkapi dengan bazar produk-produk khas Indonesia, khususnya makanan dan minuman. Terdapat 20 tenant yang berpartisipasi mulai dari makanan, minuman, hingga produk rumah dan dapur. 

“Jadi, tidak hanya soto, kami juga menghadirkan tenant yang membawa berbagai kuliner khas Nusantara. Bazar ini juga diharapkan dapat membantu para UMKM di Indonesia,” dia menambahkan.

Pesona Soto Nusantara dibuka untuk masyarakat umum tanpa dikenakan biaya masuk. Para pengunjung dapat menyaksikan seluruh rangkaian kegiatan mulai dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIB setiap harinya.