Singapura Kembali Gelar Pameran Seni ART SG Pada Januari 2024

Thursday, 09 November 23 Bonita Ningsih

ART SG yang dipersembahkan oleh pendiri dan mitra utama UBS, kembali mengumumkan kehadirannya pada edisi kedua. Pameran seni Internasional edisi kedua ini rencananya akan digelar pada 19-21 Januari 2024 di Sands Expo and Convention Centre, Marina Bay Sands, Singapura.

“Asia adalah lokasi strategis utama bagi UBS, dan kami senang dapat melanjutkan dukungan kami untuk ART SG sebagai Pendiri dan Mitra Utama, di antara sponsor seni kontemporer kami yang lain secara global. Kami sangat antusias untuk ART SG, pameran seni internasional terkemuka di Singapura dan Asia Tenggara, untuk mengawali kalender seni tahunan kawasan ini dengan awal yang menyegarkan,” jelas Jin Yee Young, Co-Head UBS Global Wealth Management Asia Pasifik dan Country Head UBS Singapura.

Edisi keduanya ini hadir untuk meneruskan kesuksesan yang pertama pada Januari 2023 silam. ART SG 2023 berhasil menampilkan galeri terkemuka dari seluruh dunia dan menarik pengunjung hingga 43.000 orang. Pada edisi perdananya tersebut, ART SG, mendapatkan banyak pujian sebagai babak baru dunia seni rupa di Singapura dan Asia Tenggara. 

BACA JUGA:   PERIKLINDO Electric Vehicle Show Hadir Kembali pada Mei 2023

Singapura kembali hadir sebagai tuan rumah acara lantaran dianggap sebagai ibu kota budaya yang berkembang pesat dan tujuan utama pertukaran seni. Nantinya, ART SG 2024, akan menampilkan jajaran 115 galeri besar dari 33 negara dan wilayah.

“Kami bangga bisa menghadirkan pameran seni internasional dengan reputasi sebaik ini, besarnya dan keterwakilannya di Singapura sekali lagi. Saat dunia muncul tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19, galeri-galeri mulai mengarahkan pandangan mereka pada cakrawala baru, dengan Asia menjadi pusat perhatian,” kata Magnus Renfrew, Co-founder ART SG.

Ia mengatakan bahwa Singapura yang terletak di jantung Asia menjadi negara ideal tujuan galeri dalam memperluas audiens. Memiliki status sebagai key nexus di kawasan ini, Singapura berkomitmen mengembangkan ekosistem seni yang dinamis dan menjadikannya pintu gerbang menuju pasar seni yang tengah berkembang. 

“ART SG bersama dengan dukungan mitra kami akan terus menjadi kunci pendorong dalam mendukung ambisi Singapura untuk menjadi kota seni dan pusat budaya yang khas,” dia menambahkan. 

BACA JUGA:   Festival Pesona Tanjung Lesung Jadikan Banten Destinasi Pariwisata

Pada edisi keduanya, beberapa galeri terkemuka di dunia akan kembali hadir di tahun depan. Beberapa di antaranya adalah Gagosian; White Cube; Thaddeus Ropac; Lehmann Maupin; neugerriemschneider, Xavier Hufkens; Stephen Friedman Gallery; Galerie Karsten Greve; Galerie Gisela Capitain, Annely Juda Fine Art, Goodman Gallery; Kukje Gallery, P.P.O.W; Peres Projects, ShanghART Gallery; Ota Fine Arts, MadeIn Gallery, albertz benda, dan lainnya.

Terdapat 38 peserta pameran baru yang mencerminkan minat berkelanjutan dari galeri internasional dan baru untuk memperdalam keterlibatannya dengan Singapura dan kawasan Asia Tenggara. Galeri tersebut di antaranya adalah Kaikai Kiki Gallery, Asia Art Center, TARO NASU, Sabrina Amrani, Poligrafa Obra Grafica, BASTIAN, hingga Galeri Chi-Wen.

ART SG juga akan menampilkan deretan galeri Asia Tenggara yang menampilkan praktik seni kontemporer dari wilayahnya melalui galeri-galeri pendukung regional. Misalnya saja seperti Yavuz Gallery, Richard Koh Fine Art, Mizuma Gallery, Sullivan + Strumpf, FOST GALLERY. Kemudian, ada juga beberapa galeri yang pertama kali berpartisipasi yaitu BANGKOK CITYCITY GALLERY, Nadi Gallery, Wei-Ling Gallery, The Black Room, Rissim Contemporary,  Sriasasanti & Kohesi initiatives.

BACA JUGA:   Estepers kembali Gelar Indonesia Tourism Outlook 2019

“Dalam penyelenggaraan ART SG edisi kedua, kami terus meningkatkan kualitas profil praktik seni kontemporer dari Singapura dan Asia Tenggara, melalui jajaran bintang galeri internasional dan konten artistik,” ujar Shuyin Yang, Fair Director.

Tay Tong, Direktur, Seni Visual (Arts Ecosystem Group) mengatakan bahwa menyambut baik dengan kehadiran ART SG edisi kedua dalam rangka Singapore Art Week (SAW). Menurutnya, kehadiran ART SG menjadi bukti dinamisnya dunia seni di kota ini dan menempatkan Singapura sebagai pusat seni regional. 

“Kami mengundang semua orang untuk menjadi bagian dari SAW dan merasakan pengalaman seni,” ucapnya.