Airy Room Tutup Permanen Akhir Mei 2020

Tuesday, 12 May 20 Bonita Ningsih
airy room

Airy Room akan menghentikan operasinya secara permanen pada akhir bulan ini. Hal ini diketahui dari surat elektronik yang diberikan Airy kepada seluruh mitranya. Surat tersebut menyatakan bahwa pihak Airy akan mengakhiri perjanjiannya dengan seluruh mitranya yang tersebar di Indonesia. Keputusan tersebut mengikuti penghentian kegiatan operasional mitra Airy secara permanen.

Pihak Airy menjelaskan, penutupan operasional ini terjadi lantaran pandemi COVID-19 yang melanda dunia, khususnya Indonesia. Pandemi yang telah mengancam hampir seluruh sektor usaha di Indonesia, terutama pariwisata, menjadi faktor utama pihak Airy untuk mengakhiri kerja sama dengan mitranya.

BACA JUGA:   Kids Cooking Class 2015 Tahun Ke-3 Hadir Lagi Di Grand Whiz Kelapa Gading

“Kami telah melakukan upaya terbaik untuk mengatasi dampak dari bencana ini. Namun, mengingat penurunan teknis yang signifikan dan pengurangan sumber daya manusia yang kami miliki, kami telah memutuskan untuk menghentikan bisnis kami secara permanen,” tulis pihak Airy sesuai di surat pernyataannya.

Sebelumnya, pada Maret 2020, Tech in Asia berhasil mewawancarai pihak Airy terkait keberlangsungan bisnisnya di masa pandemi ini. Lous Alfonso Kodoatie, CEO Airy, mengatakan, pihaknya tidak memungkiri pandemi COVID-19 ini telah memengaruhi tingkat hunian di Airy.

BACA JUGA:   Swiss-Belhotel International Raih Empat Penghargaan Tri Hita Karana Bali 2017

Kendati demikian, pihaknya tetap optimistis pandemi COVID-19 ini akan segera berakhir dan teratasi sehingga industri pariwisata dapat kembali pulih. Bahkan, ia terus melakukan berbagai strategi agar perusahaannya tetap dapat bertahan dan menghasilkan profit untuk seluruh mitranya.

“Dengan teknologi dan kualitas layanan yang tepat, kami yakin bahwa Airy dapat bangkit kembali lebih cepat dan memulihkan bisnis kami seperti sebelumnya,” ungkap Lous Alfonso.

Namun, kenyataannya tidak seindah yang diharapkan. Sebelum memutuskan untuk menutup operasionalnya akhir Mei, pada April lalu Airy dilaporkan telah menghentikan 70 persen pegawai yang bergabung di perusahaan startup ini.

BACA JUGA:   Rayakan Pernikahan Impian di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel

Airy sendiri didirikan pada 2015 dan telah memiliki 2.000 jaringan properti yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan total kamar sebanyak 30.000 unit, Airy telah berhasil menjadi salah satu perusahaan teknologi jaringan hotel yang menawarkan harga murah di dalamnya.