Ground Breaking Sol House Jimbaran

Thursday, 04 August 16   48 Views   0 Comments   Venue

Bagi para pencinta kuliner seafood, mendengar nama Pantai Kedonganan pasti yang terlintas adalah jajaran kafe dan restoran pinggir pantai yang menyajikan beraneka ragam seafood nan lezat. Pantai ini juga dikenal karena keberadaan pasar tradisional hasil laut di bibir pantai yang menjual puluhan jenis hasil laut. Tak hanya didatangi oleh warga lokal, pasar ikan ini juga banyak didatangi turis mancanegara dan domestik yang ingin menikmati kuliner seafood segar. Selain itu, pemandangan pantai di Kedonganan agak unik, yaitu keindahan pemandangan sunset di atas pasir putih dipadu dengan pemandangan aktivitas pesawat di Bandara Ngurah Rai.

Keunikan tersebutlah yang menjadi salah satu alasan Kurnia Land membangun properti barunya di wilayah Pantai Kedonganan, yaitu Sol House Jimbaran. Properti baru tersebut menggandeng Melia International sebagai operator hotel.

Zaid Mahdani, Presiden Direktur Kurnia Land, mengatakan, Melia International sudah sangat teruji, profesional, dan memiliki jaringan internasional yang kuat. Proyek yang dijadwalkan selesai dalam dua tahun ini akan menjadi alternatif pilihan yang sempurna bagi para wisatawan lokal dan mancanegara yang berkunjung ke Pulau Bali.

“Dengan konsep hotel keluarga yang modern minimalis dipadu sentuhan tradisional, kami juga melengkapinya dengan banyak fasilitas, seperti ruang meeting, sky¬†wedding chapel, children playground, spa, rooftop pool, fitness center, perpustakaan, dan lainnya,” ujar Zaid Mahdani.

Meski family oriented, lanjut Zaid Mahdani, Sol House Jimbaran juga dilengkapi dengan fasilitas untuk tamu bisnis. “Ada empat ruang meeting yang relatif tidak besar, kapasitasnya sekitar 100 orang, untuk mengakomodasi meeting dan gathering,” ujar Zaid.

Sol House Jimbaran memiliki 180 kamar dengan pembagian 70 persen untuk kondotel dan 30 persen ownership dengan kepemilikan strata title. Henny Lim, Komisaris Utama Kurnia Land Building, mengatakan, sejauh ini sudah sekitar 40 persen kamar kondotel yang terjual.

Properti seluas sekitar 6.200 meter persegi ini memiliki dua tipe kamar seluas 36 dan 41 meter persegi dengan harga sekitar Rp2,4 miliar dan Rp3,5 miliar. Sementara itu, saat sudah beroperasi, harga kamar tipe junior suite akan dibanderol dengan harga sekitar Rp1,4 juta per malam.

Penulis: Nila Sofianty