Memanfaatkan Kekuatan Digital

Thursday, 15 July 21 Venue
Virtual Show Management

Kekuatan digital menjadi luar biasa jika bisa dimanfaatkan dengan baik. Hal itu dikatakan Alam Surya, Co-Project CV. Lestari Digital Text, dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (14/7/2021).

Komunikasi, transaksi keuangan, pembelajaran, bisnis, dan lainnya merupakan manfaat yang dapat diperoleh dari kekuatan digital. Setiap orang, kata dia, memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkreasi. “Akan tetapi, kesempatan yang sama juga meningkatkan lingkup kompetisi yang semakin besar dan sulit.”

Oleh karena itu, Alam mengingatkan pengguna internet untuk memiliki digital skills agar bisa berkompetisi. Dengan menggunakan internet, terdapat dua hal yang mungkin diterima, yaitu value (manfaat) dan cost (beban).

BACA JUGA:   Strategi Menerapkan Etika di Internet

Memiliki basic digital skills, kata Alam, terdapat tuntutan di mana seseorang harus sigap terhadap perubahan-perubahan. Adanya perubahan mengharuskan setiap individu belajar dan meningkatkan kemampuannya dalam dunia digital.

“Merespon kondisi digital ini, kita harus selalu melakukan refleksi diri, melihat tujuan organisasi dan mengetahuinya, evaluasi peran dan kemampuan digital, serta melaksanakan perubahan digital yang tepat,” tambah dia.

BACA JUGA:   Memanfaatkan Pelanggan Sebagai Intel Dalam Berbisnis

Untuk tools dalam media digital, kata dia, dapat belajar melalui beragam platform. “Digital saat ini sangat memudahkan kita. Di antaranya, melakukan file sharing melalui Google Drive, kolaborasi kerja menggunakan GitHub, komunikasi menggunakan Zoom, Skype, Google Meeting.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Penjahat Siber Gunakan Situasi Pandemi Untuk Beraksi

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).