Membuat Konten yang Baik di Media Sosial

Saturday, 04 September 21 Venue

Media sosial (Medsos) digunakan bukan hanya untuk keperluan bisnis saja tapi juga sebagai sarana untuk berbagi segala hal yang bermanfaat. Dalam medsos, dibuat beragam konten yang dapat berupa desain grafis, infografis, video, atauqpun foto.

Menurut Rinanti Adya Putri, Operations Executive at ZALORA Group, jika sekadar membuat konten posting tanpa memikirkan dampak setelahnya, konten akan menjadi kurang bermanfaat atau tidak tercapai tujuan yang diinginkan.

“Apalagi jika menggunakan media sosial sebagai sarana bisnis,” katanya dalam Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 untuk wilayah Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Kamis (2/9/2021).

“Konten yang akan dibuat, kata dia, harus dipikirkan sebaik mungkin agar bisa sesuai dengan tujuan konten itu dibuat, yaitu penjualan.

BACA JUGA:   Internet Addicted, Ini Penyebabnya

Menurut dia, terdapat cara membuat konten yang baik di media sosial, yaitu:

  • Kenali target audience akun

Sebelum membuat konten yang baik di media sosial, harus mengenali dulu siapa audience dari akun media sosial yang dibuat. Mengenali target audience sangat penting untuk pembuatan sebuah konten. Hal itu akan menentukan materi yang disampaikan, gaya bahasa, atau waktu penayangan konten.

  • Rencanakan konsep materi yang jelas

Setelah jelas target audience media sosial, mulai buat konsep materi yang jelas. Tentukan tujuan dari membuat konten itu apa agar konten tepat guna. Jika memiliki tujuan audience akun media sosial membeli produk maka buat turunan yang bisa mendukung tujuan itu tercapai. Konsep yang jelas juga akan membantu melakukan evaluasi di akhir bulan.

  • Buat konten yang berkualitas
BACA JUGA:   Ragam Alasan Pelaku Bullying

Konten yang baik di sosial media adalah konten yang berkualitas. Tanda suatu konten itu berkualitas adalah banyak audience yang merasa bermanfaat setelah melihat konten. Jika audience akun sosial media merasa bermanfaat pasti akan tinggi responnya, entah itu dari like, share, atau komen.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, dan tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

BACA JUGA:   Pentingnya Perlindungan Data Pribadi di Internet

Kegiatan ini merupakan bagian dari program literasi digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan empat pilar utama, yaitu Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).