BerandaLiterasi DigitalMenjaga Perangkat Digital Terhindar Dari Malware

Menjaga Perangkat Digital Terhindar Dari Malware

Published on

spot_img

Saat ini, digital skill atau kemampuan seseorang menggunakan perangkat teknologi informasi dan sistem informasi operasional digital menjadi penting. Namun, menurut Deni Afne, Kepala Sekolah SMA Al-Ghazaly Bogor, tetap harus bijak menggunakannya.

“Digital skill paling dasar contohnya dalam mencari informasi di internet. Digital skill lainnya yakni bagaimana seseorang dapat menjaga perangkat digitalnya agar terhindar dari Malware,” kata dia dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021).

Malware, lanjut dia, semacam aplikasi yang dapat merusak, memasuki komputer melalui program tanpa izin pemilik dan ini merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh si pemilik komputer atau juga HP. “Karena bisa merusak bahkan bisa lebih daripada itu,” ujarnya. 

BACA JUGA:  Indonesia Masuk Daftar 10 Negara Kecanduan Media Sosial

Email menurut dia sering menjadi pintu masuknya malware, maka jangan mengakses dan mengunduh file dari situs berbagi file. “Artinya kita mengakses yang dipercaya saja, yang jelas dan bertanggung jawab. Tidak mengunduh, tidak salah mengambil karena bisa jadi ini adalah jebakan.”

Begitu juga, lanjut Deni, kalau ada tawaran, promosi-promosi tidak dipercaya. Harus cakap dan berhati-hati untuk keamanan perangkat.

BACA JUGA:  Tips Melindungi Anak dari Paparan Pornografi

“Ketika ada yang menelepon ke HP kita dan nomornya belum disimpan, abaikan khawatir ini pintu dari Malware atau khawatir ini pintu dari penipuan. Harus waspada, hati-hati di dalam menjaga barang-barang milik kita di dalam digital agar aman,” kata Deni.

Selain itu, para pengguna internet juga harus cakap untuk melindungi data diri dan privasi. “Kita berkewajiban menjaga diri di ruang digital agar tidak dirugikan dalam bentuk apapun,” ujar Deni.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

BACA JUGA:  Lima Dampak Perundungan Di Media Sosial

Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills).

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...

IGF 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Lelang Alat Golf dan Clearance Sale

Kabupaten Tangerang, Venuemagz.com — Indonesia Golf Festival (IGF) resmi digelar untuk kedua kalinya di...

Event Besar Jadi Motor Baru Pariwisata Australia Barat Menuju 2027

Jakarta, Venuemagz.com — Australia Barat semakin serius menjadikan kalender acara sebagai pintu masuk bagi...

Singapore Airlines Hadirkan KrisWorld Terbaru dengan Layar 4K dan Internet Starlink

Singapore Airlines (SIA) meningkatkan pengalaman hiburan dalam penerbangan melalui KrisWorld generasi terbaru dan konektivitas...

TransNusa Luncurkan Penerbangan Perdana Melbourne-Bali

Jakarta, Venuemagz.com -- TransNusa, Premium Service Carrier pelopor di kawasan Asia Pasifik, resmi meluncurkan...